
Seorang perempuan ditemukan tewas setelah tertabrak kereta api di perlintasan Pasuruan, Senin (6/4). (Dokumentasi Radar Bromo)
JawaPos.com - Seorang perempuan berinisial AA, 26 tahun ditemukan tewas setelah tertabrak kereta api di perlintasan Pasuruan. Sebelum kejadian, korban terlihat linglung dan sempat mondar-mandir di sekitar rel.
Peristiwa yang terjadi pada Senin pagi (6/4) ini menggegerkan warga Desa Gunungangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Ia tertabrak KA Commuter Line Supas di di petak jalan Porong - Bangil KM 40+900,
Korban diduga melakukan aksi bunuh diri. Sebab berdasarkan keterangan saksi di lokasi, alih-alih menyelamatkan diri saat kereta Commuter hendak melintas, korban justru merebahkan diri dengan posisi melintang di atas rel.
Tabrakan tak dapat dihindari ketika tubuh perempuan itu tertabrak rangkaian Commuter Line yang melaju dari arah Surabaya menuju Probolinggo sekitar pukul 03.00 WIB, membuat kondisinya rusak parah.
Lantaran jarak sudah terlalu dekat, masinis tidak sempat melakukan pengereman mendadak. Akibatnya, korban tergilas kereta hingga mengalami luka sangat fatal di beberapa bagian tubuhnya.
Kapolsek Beji, Kompol Akhmad Sukiyanto membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya langsung menerjunkan tim identifikasi setelah menerima laporan penemuan jenazah perempuan di lokasi.
“Benar, kejadiannya sekitar pukul 3 pagi. korban sempat terlihat mondar-mandir sebelum akhirnya tidur melintang di atas rel saat kereta sudah dekat. Diduga kuat memang sengaja mengakhiri hidup,” tuturnya, dikutip dari Radar Bromo, Jawa Pos Group, Senin (6/4).
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi sempat kesulitan mengenali korban karena kondisi tubuh yang tercerai-berai. Mulanya, polisi tak menemukan ditemukannya kartu identitas di pakaian korban.
Namun, setelah dilakukan penyisiran dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) lebih lanjut, identitas korban akhirnya berhasil terungkap berinsial AA, 26 tahun, warga Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji, Pasuruan.
“Kondisinya memang sangat memprihatinkan, korban mengalami luka fatal di bagian kepala, tangan, dan badan yang terputus. Anggota kami langsung melakukan evakuasi bersama warga dan relawan,” imbuh Kompol Sukiyanto.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
