Logo JawaPos
Author avatar - Image
15 Maret 2026, 18.44 WIB

Tinjau Stasiun Surabaya Gubeng, Kapolri Instruksikan Pelayanan Maksimal untuk Pemudik

Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat meninjau arus mudik di Stasiun Gubeng, Surabaya. (Mabes Polri) - Image

Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat meninjau arus mudik di Stasiun Gubeng, Surabaya. (Mabes Polri)

 
JawaPos.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Lebaran. Instruksi tersebut disampaikan usai meninjau langsung Stasiun Surabaya Gubeng, Jawa Timur, Minggu (15/3) pagi.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan pelayanan bagi para pemudik. Kapolri juga memantau langsung kondisi di Posko Terpadu yang berada di kawasan stasiun tersebut.

Dari hasil pemantauan, Sigit menyebut sudah terlihat adanya peningkatan jumlah penumpang kereta api. Jumlah penumpang tercatat meningkat sekitar 11 persen dibandingkan kondisi normal.

Kapolri menjelaskan bahwa peningkatan jumlah penumpang tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Salah satunya adalah kebijakan pemerintah yang memberikan diskon tiket kereta api bagi masyarakat.

Selain itu, Stasiun Surabaya Gubeng juga menjadi salah satu titik transit penting bagi pemudik. Banyak penumpang yang datang dari berbagai daerah sebelum melanjutkan perjalanan ke wilayah lain.

“Tadi kita lihat ada yang juga datang dari luar kota, ada yang dari NTT, Kalimantan, kemudian memanfaatkan Stasiun Gubeng untuk sampai di wilayah-wilayah lokal dan juga melayani perjalanan jauh baik ke Jawa Tengah, Jawa Barat sampai dengan DKI Jakarta,” ujarnya.

Melihat adanya peningkatan jumlah penumpang tersebut, Kapolri meminta seluruh pihak tetap waspada. Ia menekankan pentingnya kesiapan menghadapi kemungkinan lonjakan pemudik yang lebih tinggi dari prediksi.

Kapolri mengingatkan agar seluruh petugas tidak meremehkan prediksi yang ada. Mitigasi harus disiapkan sejak awal jika terjadi peningkatan jumlah penumpang di berbagai titik transportasi.

“Tentunya kita tetap harus mempersiapkan diri, tidak boleh underestimate terkait dengan prediksi survei yang ada,” tegas Kapolri.

Ia juga menegaskan bahwa kesiapan tambahan sarana transportasi perlu dipertimbangkan. Salah satunya dengan menyiapkan perjalanan kereta tambahan apabila terjadi lonjakan penumpang.

“Sehingga kemudian pada saat terjadi potensi lonjakan, semuanya sudah siap. Di kereta tadi saya tanya apakah ada kereta tambahan, kalau ada lompatan dari KAI juga mempersiapkan,” imbuhnya.

Kapolri kemudian memerintahkan seluruh jajaran serta pihak terkait untuk memastikan pelayanan bagi pemudik berjalan optimal. Pelayanan tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari sistem tiket hingga layanan kesehatan.

“Tentunya saya berpesan kepada seluruh anggota untuk terus memberikan pelayanan terbaik khususnya mendekati puncak arus mudik yang diperkirakan biasanya terjadi pada H-2,” tuturnya.

Selain pelayanan kepada pemudik, Kapolri juga meminta peningkatan patroli di sejumlah lokasi strategis. Patroli dilakukan di area stasiun, terminal, hingga kawasan permukiman yang ditinggalkan warga saat mudik.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah potensi tindak kejahatan selama periode libur Lebaran. Dengan pengamanan yang baik, masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan rasa aman.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore