
Jukir liar di kawasan Jalan Kapas Krampung Surabaya dilaporkan ke polisi setelah viral mengancam akan membunuh nasabah bank yang mengambil uang di ATM. (Instagram @viral_forjustice)
JawaPos.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mencak-mencakj usai mengetahui ulah seorang oknum juru parkir (jukir) yang diduga melakukan pengancaman pembunuhan terhadap warga di Kapas Krampung.
Peristiwa itu belakangan ramai diperbincangkan warganet di media sosial. Eri Cahyadi menyebut Pemkot Surabaya telah memantau kejadian tersebut dan meminta agar kasusnya segera ditangani melalui proses hukum.
Ia juga menegaskan tak akan memberi toleransi kepada siapa pun yang mengganggu ketertiban umum di Kota Pahlawan.
Menurut dia, ancaman pembunuhan jelas sudah melampaui batas persoalan parkir.
“Ya kalau ancaman pembunuhan ya langsung diproses hukum, kita laporkan. Kok aneh-aneh saja, masalahnya apa, masalah parkir kok sampai ke sana (ancaman pembunuhan),” ucapnya dengan geram, Minggu (8/3).
Agar peristiwa serupa tidak terulang lagi, orang nomor satu di Surabaya menginstruksikan Dinas Perhubungan untuk meningkatkan pengawasan terhadap kinerja selurh juru parkir di Kota Pahlawan.
“Ini negara hukum, jangan diganggu dan jangan dirusak. Surabaya tidak boleh ada yang seperti itu. Saya meminta semua jukir di Surabaya untuk menjaga kota ini, supaya tetap aman dan damai," imbuh Eri Cahyadi.
Ia memastikan Pemerintah Kota Surabaya akan terus mengawal proses hukum kasus ini hingga tuntas.
Eri Cahyadi menjamin bahwa warga Surabaya harus merasa aman saat beraktivitas di ruang publik tanpa ada intimidasi.
Dari informasi yang dihimpun JawaPos.com, peristiwa bermula saat jukir liar itu meminta tarif parkir kepada nasabah bank berinisial CS yang baru saja mengambil uang dari ATM bank swasta di Jalan Kapas Krampung.
"Saat kembali ke motor dicegat dan diminta uang parkir, reflek CS ini mempertanyakan kok ada parkir, padahal ada satpam dari bank yang berjaga di depan," tertulis dalam konten yang diunggah Instagram @viral_forjustice, dikutip JawaPos.com, Minggu (8/3).
Korban tidak langsung menuruti permintaan jukir liar tersebut dengan memberikan uang parkir.
Ia kemudian menanyakan kepemilikan Kartu Tanda Anggota (KTA) dan rompi sebagai tanda juru parkir resmi resmi.

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Prediksi Persebaya Surabaya vs Port FC: Bruno Moreira Dikabarkan Cedera, Bernardo Tavares Buka Peluang Rotasi Pemain
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
