Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 7 Maret 2026 | 15.13 WIB

Hujan Angin Robohkan 3 Tiang Listrik di Sidoarjo, Akses Mojokerto - Surabaya Sempat Lumpuh Kemarin

Petugas PLN menangani tiang listrik di Jalan Raya Gilang, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo setelah hujan angin pada Jumat sore (6/3). (Humas PLN UID Jatim) - Image

Petugas PLN menangani tiang listrik di Jalan Raya Gilang, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo setelah hujan angin pada Jumat sore (6/3). (Humas PLN UID Jatim)

JawaPos.com - Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang menyebabkan reklame dan tiang listrik ambruk di Jalan Raya Gilang, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur pada Jumat sore (6/3).

Akibatnya, masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi kejadian mengalami pemadaman listrik. PLN pun gerak cepat menerjunkan personel untuk memulihkan infrastruktur kelistrikan di daerah tersebut.

Manager PLN UP3 Surabaya Barat, Chyntia Dewi Ariyani mengatakan pihaknya meneruskan 63 personel untuk mengamankan tiang dan jaringan listrik yang terdampak cuaca ekstrem di Kecamatan Taman.

“Upaya penormalan meliputi lokalisir gardu terdampak, proses rekonstruksi gardu untuk penormalan, hingga perbaikan tiang patah yang terdampak cuaca ekstrem, telah dilakukan,” ucap Chyntia, Jumat (6/3).

PLN mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak panik, namun tetap waspada. Jika menemukan potensi bahaya kelistrikan di lapangan, masyarakat diminta untuk segera melaporkannya melalui aplikasi PLN Mobile.

Di sisi lain, Kanit Lantas Polsek Taman Iptu Heri Nurcahyo mengatakan ada tiga tiang listrik dan satu tiang papan reklame yang ambruk di Jalan Raya Gilang pasca dilanda hujan angin pada sekitar pukul 15.10 WIB.

“Iya benar, ada tiga tiang listrik yang roboh akibat hujan deras dan angin kencang. Tiang tersebut jatuh ke badan jalan sehingga menutup akses kendaraan,” ucap Iptu Heri, dikutip dari Radar Sidoarjo, Jumat (6/3).

Akibat insiden tersebut, tiang listrik yang melintang di badan jalan membuat arus kendaraan dari arah Surabaya menuju Mojokerto, begitu pun sebaliknya mengalami kemacetan cukup panjang.

“Arus lalu lintas dari kedua arah (Mojokerto ke Surabaya dan sebaliknya) mengalami kepadatan. Kami bersama anggota melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi, yakni rekayasa dengan sistem contraflow," imbuhnya.

Dalam skema tersebut, satu ruas jalan digunakan secara bergantian oleh kendaraan dari dua arah berlawanan. Sistem ini diterapkan agar arus lalu lintas tetap berjalan meski hanya tersedia satu jalur. 

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore