
Petra Sports Fest powered by Nextgen Sports Academy di Nextgen Arena, Ciputra World Surabaya. (Petra Sport Fest)
JawaPos.com — Menuju usia 75 tahun, PPPK Petra menggelar rangkaian perayaan yang dikemas atraktif dan relevan dengan generasi muda. Salah satu agenda besarnya adalah Petra Sports Fest powered by Nextgen Sports Academy yang melibatkan 80 sekolah dalam kompetisi bola basket lintas jenjang.
Petra Sports Fest digelar pada 19 Januari hingga 1 Februari 2026 dengan atmosfer kompetitif yang terasa sejak hari pertama di tiga lokasi: SMP-SMA Kristen Petra 1 Surabaya, SMP-SMA Kristen Petra Acitya Sidoarjo, serta Nextgen Arena Ciputra World sebagai venue final.
Kompetisi ini menjadi magnet besar bagi sekolah-sekolah di Jawa Timur. Total 80 tim yang ambil bagian berasal dari berbagai daerah, mulai Surabaya, Jombang, Pamekasan, hingga Banyuwangi, yang terbagi dalam lima kategori mulai dari SD Upper hingga SMA.
Persaingan ketat tersaji di partai puncak. Pada kategori SMA putri, SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya keluar sebagai juara usai menundukkan SMA Kristen Petra 1 Surabaya dengan skor telak 101–15. Sementara di kategori SMA putra, duel paling menegangkan berakhir dengan keunggulan tipis SMA Kristen Petra 1 Surabaya atas SMA Katolik Frateran Surabaya dengan skor 56–55.
Dominasi juga ditunjukkan SMP Kristen Petra 1 Surabaya di level putri setelah menang 89–30 atas SMP Negeri 6 Surabaya. Di kategori putra, SMP Surabaya Cambridge School sukses mengalahkan SMP Cita Hati East Surabaya dengan skor 65–55. Sedangkan pada kategori SD Upper Mix, SD Kristen Petra 12 Sidoarjo tampil solid menutup laga final dengan kemenangan 65–55 atas SD Sampoerna Academy.
Direktur Eksekutif PPPK Petra, Ir. Hengkie Porawouw, M.B.A. memberikan penghargaan MVP Petra Sports Fest powered by Nextgen Sports Academy kepada salah satu siswa. (Petra Sport Fest)
Direktur Eksekutif PPPK Petra, Ir. Hengkie Porawouw, M.B.A., menyebut Petra Sports Fest menjadi bagian penting dari rangkaian perayaan menuju usia berlian lembaga ini.
“Acara ini sebenarnya salah satu dari rangkaian perayaan HUT ke-75 PPPK Petra yang kami wadahi dalam bentuk sport festival untuk memfasilitasi keinginan anak-anak berolahraga, di mana kali ini fokusnya adalah bola basket setelah sebelumnya kami juga telah mengadakan kegiatan keterampilan dan ketangkasan untuk kelas yang lebih kecil,” ujar Hengkie kepada JawaPos.com, Sabtu (31/1/2026).
Hengkie menjelaskan bahwa perhatian terhadap bola basket kini menjadi fokus strategis perhimpunan melalui penyediaan fasilitas dan ekosistem pembinaan yang berkelanjutan.
“Jadi Petra ini mulai baru saja menggarap memang dengan serius. Dulu kami ada tetapi kami belum memberi perhatian yang khusus. Nah, acara ini untuk menunjukkan keseriusan kami bahwa memang kami memberi fasilitas itu, memberi perhatian yang khusus tadi,” ungkapnya.
Lebih jauh, ia berharap turnamen berpiala bergilir ini bisa menjadi agenda rutin tahunan atau dua tahunan demi mendukung konsep pendidikan holistik agar siswa berkembang secara akademik dan nonakademik secara seimbang.
Kerja sama dengan pihak profesional menjadi kunci kualitas penyelenggaraan. Hengkie menyampaikan apresiasi kepada Nextgen Sports Academy yang berperan sebagai mitra strategis atau "coach" bagi Petra dalam mengelola event.
“Karena kami kan memang sekolah, tugas kami mendidik, mengajar. Untuk hal-hal yang berolahraga kami menggandeng partner-partner yang keren-keren,” katanya.
Aksi siswa di ajang Petra Sports Fest powered by Nextgen Sports Academy di Nextgen Arena, Ciputra World Surabaya. (Petra Sport Fest)
Gayung bersambut, Direktur Utama Nextgen Sports Academy, Sudiantowi Limanauw, menyebut kolaborasi ini bukan agenda dadakan karena hubungan keduanya sudah terjalin sejak lama melalui event seperti Petra One Cup. Sebagai pihak yang dipercaya mengelola teknis pertandingan hingga publikasi, Sudiantowi ingin menjadi bagian dari pengembangan kualitas bola basket Petra secara luas.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
