
Tersangka kasus pesta sesama jenis di salah satu hotel kawasan Ngagel, Surabaya, saat digiring ke Rutan Kelas I Surabaya. (Humas Kejari Surabaya)
JawaPos.com - Sebanyak 29 dari 34 tersangka kasus pesta sesama jenis (gay) di salah satu hotel kawasan Ngagel, Surabaya, pada Oktober 2025 lalu, dinyatakan positif HIV (Human Immunodeficiency Virus).
Berkas perkara tersebut sudah dilimpahkan dari polisi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya. Kasi Pidum Kejari Surabaya, Ida Bagus Widnyana mengatakan pihaknya sudah mendapat informasi terkait kondisi tersangka.
"Betul, kami telah mendapatkan laporan dan informasi juga bahwa para tersangka ini (kasus pesta sesama jenis atau gay) sebagian besar mengidap HIV," tutur Ida Bagus di Surabaya, Jumat (16/1).
Ia mengakui jumlah tersangka yang positif HIV pada kasus ini cukup banyak. Oleh karena itu, Kejari Surabaya melakukan antisipasi teknis penahanan dan berkoordinasi intensif dengan Rutan Kelas I Surabaya.
"Kami sudah berkoordinasi ke pihak rutan terkait dengan nanti bagaimana teknis penahanannya nanti. Soal teknis penahanan dan pemisahan, tentunya sudah dipersiapkan oleh pihak Rutan Surabaya," imbuhnya.
Kronologi Singkat
Satsamapta Polrestabes Surabaya dan Polsek Wonokromo menggerebek pesta sesama jenis bernama "Siwalan Party" di salah satu hotel kawasan Ngagel pada Minggu dini hari (19/10).
Saat penggerebekan berlangsung, 34 pria kedapatan sedang asyik berpesta di kamar hotel. Bahkan, beberapa pria diantaranya ditemukan dalam keadaan tanpa busana di satu kamar yang sama.
Mereka berasal dari berbagai daerah di Jawa dan Sumatera, seperti Surabaya, Sidoarjo, Malang, Blitar, Sumenep, Purwakarta, Bogor, hingga Sumatera Barat, dengan usia paling muda berusia 22 tahun dan tertua 46 tahun.
"Untuk status pekerjaan mereka (tersangka) beragam. Ada yang wiraswasta, pegawai swasta, mahasiswa, guru, bahkan ada juga berstatus ASN," tutur Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto.
Atas perbuatannya, 34 tersangka dijerat dengan Undang-Undang RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, dengan ancaman hukuman penjara sesuai peranannya (pendana, admin utama, admin pembantu, atau peserta).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022