Logo JawaPos
Author avatar - Image
05 Januari 2026, 12.39 WIB

Tanggul Sungai Pakis Nyaris Jebol Usai Surabaya Diguyur Hujan Deras 3 Jam

Hujan deras membuat pemukiman warga di Kelurahan Pakis, Kecamatan Sawahan Surabaya terendam banjir. Tanggul sungai bahkan nyaris jebol. (Instagram @reels.surabaya) - Image

Hujan deras membuat pemukiman warga di Kelurahan Pakis, Kecamatan Sawahan Surabaya terendam banjir. Tanggul sungai bahkan nyaris jebol. (Instagram @reels.surabaya)

JawaPos.com-Hujan deras yang mengguyur Kota Surabaya selama tiga jam pada Minggu sore (4/1), merendam sejumlah kawasan. Selain itu, hujan membuat tanggul sungai di Kembang Kuning, Pakis, nyaris jebol.

Kabar Surabaya dikepung banjir pun langsung memenuhi lini masa media sosial. Banyak masyarakat yang membagikan ketinggian genangan di beberapa titik, seperti Rungkut Menanggal, Simo, hingga Pakis.

Dari rekaman video yang beredar di media sosial Instagram @reels.surabaya, genangan tampak merendam rumah-rumah warga di Kelurahan Pakis, Kecamatan Sawahan. Ketinggian air bahkan mencapai lutut orang dewasa.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya Syamsul Hariadi membenarkan bahwa tanggul sungai di wilayah Kembang Kuning, Pakis kondisinya mengkhawatirkan pasca hujan deras.

"Tanggul sungai di Kembang Kuning, Pakis kondisinya kritis. Kalau dapat beban berlebih aliran air dari Jalan Mayjend Sungkono ada potensi akan jebol," tutur Syamsul kepada JawaPos.com, Minggu (4/1).

Apabila tanggul sungai tersebut jebol, dampaknya bisa sampai ke Jalan Diponegoro yang lokasinya tidak jauh. Jalanan tersebut juga menjadi salah satu jalan utama di Surabaya. Otomatis, proses penanganan akan lebih sulit.

"Maka Pintu Air Padmosusastro kita tutup sementara untuk mengurangi debit air yang masuk ke saluran Pakis, karena resikonya akan ada potensi genangan di Mayjend Sungkono," tambah Syamsul Hariadi.

Eks Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya tersebut mengatakan bahwa pasca hujan deras, sempat terjadi genangan di Jalan Mayjend Sungkono sisi selatan, dengan tinggi genangan 15 - 20 cm.

"Alhamdulillah dalam waktu kurang lebih 15 menit, genangan di Mayjen Sungkono sisi selatan sudah habis. Nanti ketika saluran pakis sudah aman (tidak jebol), maka pintu air Padmo akan kita buka kembali," tukas Syamsul.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore