
Terbaring di ruang perawatan Puskesmas Sumberbaru, Ibu Muda di Jember, Rohmah mengaku membunuh dan memutilasi bayinya yang baru lahir. (Radar Jember)
JawaPos.com - Seorang ibu muda asal Dusun Pasirian, Desa Kaliglagah, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, bernama Rohmah, 19 tahun, menjadi perbincangan setelah tega memutilasi bayinya berusia 7 bulan.
Ketika ditemui Radar Jember, Jawa Pos Group, di ruang sel Puskesmas Sumberbaru, Rohmah tampak berbaring lemas pasca melahirkan. Dengan nada bicara tenang, ia mengakui perbuatan kriminalnya.
Sebelum kasusnya tercium oleh warga sekitar, Rohmah mengaku melahirkan bayinya seorang diri pada Senin (22/12) sekitar pukul 24.00 WIB. Bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut lahir prematur.
"Saat bayi keluar ada dilantai dapur, sempat saya gendong. Tetapi sudah tidak bersuara dan masih berlumuran darah. Selain itu tali pusar sudah saya tarik sampai putus," tutur Rohmah kepada Radar Jember, dikutip Jumat (26/12).
Ia mengaku panik melahirkan anaknya seorang diri. Saat itu, kakak perempuan dan neneknya yang tinggal serumah sedang tidur, sehingga mereka tidak mengetahui bahwa Rohmah mengalami kontraksi dan melahirkan.
“Apalagi saat lahir bayi sudah tidak bersuara. Bahkan bayi juga sempat diberi susu, namun masih tetap tidak bersuara,” imbuh Rohmah, yang baru pulang merantau dari Surabaya sebagai IRT.
Rohmah kemudian melakukan aksi nekat, ia memutilasi darah dagingnya di dapur menggunakan cangkul. Kedua lengan bayi laki-laki tersebut dipotong dan dibuang ke septic tank.
Rohmah mengklaim saat memutilasi, bayi sudah dalam kondisi meninggal. “Saat saya gendong pertama sempat saya beri susu. Agar tidak ada yang mendengar, saya pukul bagian pundaknya. Saat itu bayi sudah tidak bersuara lagi,” tuturnya.
Kedua lengan bayi dibuang ke septic tank tanpa pembungkus, sementara sisa tubuhnya dikubur di area pemakaman di belakang rumah. Rohmah mengakui perbuatannya itu dilakukan untuk menghilangkan jejak.
Sementara itu, Kapolsek Sumberbaru, Iptu Agus Senja Afandi mengatakan kasus ini bermula saat warga sekitar curiga dengan darah yang bercecer di area pemakaman. Setelah ditelusuri, ditemukan bayi laki-laki tanpa lengan.
Tak butuh waktu lama, Satreskrim Sumberbaru bersama Resmob Barat Polres Barat meringkus ibu korban, yakni Rohmah, yang tinggal tidak jauh dari pemakaman tempat ditemukannya mayat sang bayi.
“Sang ibu mengakui kalau saat memutilasi bayi yang baru dilahirkan dilakukan sendirian dan tidak ada bantuan siapa pun, termasuk keluarga di rumahnya. Saat ini pelaku masih dirawat di Puskesmas Sumberbaru," tukas Iptu Agus.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
