
Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu. (Jawa Pos)
JawaPos.com - Fenomena kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak layaknya gunung es. Dalam setahun terakhir hingga November, Unit PPA Satreskrim Polres Gresik tengah menangani 11 kasus. Meski demikian, Korps Bhayangkara meyakini banyak korban yang masih belum melapor.
Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menyampaikan bahwa kasus yang tengah ditangani mendapat perhatian khusus. Para korban mendapat asesmen psikologis dan traumatik bersama instansi terkait. "Fokus memulihkan kondisi psikologis korban. Juga dalam rangka mempermudah proses penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.
Meski demikian, banyak proses hukum yang kerap tersendat. Lantaran korban tak kunjung melaporkan. Bahkan kerap kali kasus yang terjadi diselesaikan secara kekeluargaan. Baik berakhir damai, pernikahan, maupun kesepakatan lainnya. "Sangat disayangkan, sebab korban akan mengalami dampak traumatik yang berkepanjangan," paparnya.
Pihaknya pun terus mengimbau kepada orang tua dan keluarga agar lebih mawas diri. Khususnya jika mendapati perubahan perilaku terhadap anak. "Jangan disepelekan, apalagi yang menyangkut anak. Karena pelaku tidak segan memberikan ancaman demi melancarkan aksinya," beber Rovan. (yog)
Ayah Kandung Bejat
FH, pria 40 tahun asal Bungah ditetapkan sebagai tersangka pada awal November. Lantaran tega mengagahi putri kandungnya yang berusia 18 tahun. Hasil penyelidikan, perbuatan biadab itu sudah terjadi berulang-ulang sejak Mei 2021.
Marbot Masjid Cabul
ANH, pria 66 tahun ditetapkan tersangka setelah berbuat cabul terhadap anak berusia 7 tahun. Mirisnya, perbuatan itu terjadi di lingkungan masjid wilayah Driyorejo pada 27 Oktober lalu.
Ayah Tiri Birahi
Polres Gresik menetapkan dua tersangka kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur pada Juni lalu. Mereka adalah MFS, 34 tahun asal Kecamatan Dukun. Serta SW, 48 tahun, asal Kecamatan Driyorejo. Keduanya mengagahi anak tirinya yang masih berusia dibawah umur.
Sumber: Reportase Jawa Pos

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
