
Puluhan ribu warga memadati sepanjang Jalan Pahlawan hingga Jalan Gubernur Suryo, sejak siang hari, Minggu (25/10). Mereka rela berdesakan untuk menyaksikan Parade Surabaya Juang 2025. (Novia/JPC).
JawaPos.com - Puluhan ribu warga tumplek blek di sepanjang Jalan Pahlawan hingga Jalan Gubernur Suryo, sejak siang hari, Minggu (25/10). Mereka rela berdesakan untuk menyaksikan Parade Surabaya Juang 2025.
Parade ini tak pernah absen diadakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjelang peringatan Hari Pahlawan, 10 November. Warga diajak mengenang semangat perjuangan yang pernah membara di Kota Pahlawan.
Mengusung tema "Surabaya Epic", Parade Surabaya Juang 2025 dimeriahkan oleh dua ribu peserta dari berbagai komunitas dan latar belakang. Mereka tampil memukau dengan kostum-kostum unik yang dikenakan.
Kostum tempo dulu, seperti pejuang kemerdekaan dengan seragam cokelat susu, perempuan pribumi berkebaya dan jarik, hingga tentara Belanda dan Inggris, lengkap dengan senapan dan alutsista.
Peserta Parade Surabaya Juang juga menampilkan teatrikal Perang 10 November 1945 dan peristiwa Perobekkan Bendera di Hotel Yamato (kini Hotel Majapahit), yang membuat warga larut dalam nostalgia perjuangan.
"Dor..dor...dor..." suara tembakan terdengar nyaring saat peserta melakukan teatrikal Perang 10 November 1945 dengan judul "Sugiharto: Sepatu Sepakbola yang Berubah Menjadi Senapan".
"Wahhhhhh," ucap warga yang menonton dari kiri dan kanan bahu Jalan Gubernur Suryo, depan Balai Pemuda yang menjadi titik finish. Riuh tepuk tangan juga memeriahkan jalannya Parade Surabaya Juang 2025.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan teatrikal ini bukan sekadar hiburan, melainkan sarana pembelajaran bagi warga. Terlebih, Surabaya belum sepenuhnya terbebas dari stunting, kemiskinan, hingga anak putus sekolah.
“Saat ini waktunya kita bersatu meneruskan perjuangan kemerdekaan, bukan saling padu (bertengkar) antara, tetapi bagaimana kota menjadi satu kekuatan besar melawan itu,” tutur Eri di Balai Pemuda, Surabaya, Minggu (2/11).
Secara khusus, menjelang Peringatakan Hari Pahlawan, Wali Kota Eri mengajak seluruh masyarakat untuk berjuang mengatasi permasalahan di Surabaya dengan gotong royong..
"Kita tunjukkan bahwa Surabaya bisa merdeka sejati, bukan untuk penguasanya, tetapi untuk seluruh warga. Jadi bukan untuk popularitas, tetapi berjuang untuk kesejahteraan saudara-saudara kita, yakni rakyat Surabaya," tukasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022