Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 19 Oktober 2025 | 06.05 WIB

Semburan Air Campur Gas di Sungai Surabaya Gegerkan Warga, Pakar Geologi ITS: Bukan Fenomena Alam, Itu Pipa Bocor!

Pakar Geologi ITS, Amien Widodo menyebut semburan air bercampur gas metana di Sungai kawasan Rungkut Madya bukan fenomena alam. (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Pakar Geologi ITS Surabaya, Amien Widodo mengungkapkan semburan air disertai gas metana di Sungai kawasan Rungkut Madya, Kecamatan Gununganyar, Surabaya, bukan fenomena alam.  

"Kalau kejadian alami itu mungkin, karena daerah ini tempat lapangan sumur migas zaman Belanda, tetapi kemarin Jumat ternyata (pipa bocor), jadi tinggal menutup saja," tutur Amien di lokasi, Sabtu (18/10).

Sebagai informasi, semburan air bercampur gas di Sungai kawasan Rungkut Madya, muncul pertama kali pada Kamis (16/10) sekitar pukul 2 siang. Semburan itu berlangsung hingga Jumat (17/10) pukul 16.15 WIB.

Pada hari Jumat, Amien mengatakan pihaknya telah melakukan deteksi dini menggunakan georadar, untuk mengetahui asal usul semburan air bercampur gas yang sempat menggegerkan warga setempat. 

Setelah diteliti lebih lanjut, semburan itu ternyata kareana kebocoran pipa gas milik PGN. "Kita mendeteksi dengan georadar untuk mengetahui apakah ada pipa jaman Belanda, tetapi ternyata yang ada hanya pipa PGN," imbuhnya. 

Ketika ditanya mengenai penyebab pipa milik PGN rusak dan mengalami kebocoran, Amien mengatakan perlu dilakukan investigasi mendalam, termasuk pemeriksaan umur dari pipa itu sendiri. 

"Katanya tadi kan (letak pipanya) dalam, terus ada kan mesinnya belok kayak U kayak gitu ya, nah berarti kan itu ada keni ada segala macam, mereka harus melihat itu, mesinnya, kualitasnya segala macam," tegas Amien.

Sementara itu, GM Sales and Operation Region III PGN, Hedi Hediyanto mengatakan sejak awal munculnya semburan, pihaknya langsung terjun dan melakukan pemeriksaan awal dengan LMM, yakni alat pendeteksi kebocoran gas.

Hasilnya menunjukkan adanya indikasi metana sebesar 39 ribu ppm. "Perhatian kami adalah keselamatan masyarakat, makanya kami lakukan penggalian dan tutup pipa untuk memastikan aliran gas di area pelanggan di Rungkut dan sekitarnya, itu sudah aman," pungkas Hedi. 

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore