Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 September 2025 | 04.19 WIB

Drama Penangkapan Begal Payudara di Karangpilang Surabaya: Pelaku Nangis Histeris, Korban Teriak Copet

Drama Penangkapan Begal Payudara di Karangpilang Surabaya: Pelaku Nangis Histeris Saat Diringkus. (Istimewa) - Image

Drama Penangkapan Begal Payudara di Karangpilang Surabaya: Pelaku Nangis Histeris Saat Diringkus. (Istimewa)

JawaPos.com - Aksi penangkapan seorang begal payudara di Jalan Kesatrian, Karangpilang, Surabaya, sempat menjadi tontonan warga. Tersangka, Bujang Ari Kurniawan, 24 tahun, bahkan sempat menangis keras.

Menurut keterangan saksi, penjaga warung Madura, Yani, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (17/9) malam. Saat itu, korban, AF, 19 tahun, sedang mengendarai motor Honda Beat sendirian sepulang kuliah.

Dalam perjalanannya, mahasiswa asal Taman, Sidoarjo itu mendapat pengalaman tak mengenakan. Payudaranya diremas oleh orang tak dikenal. Merasa dilecehkan, sontak ia mengajak tersangka.

Korban dan tersangka sempat terlibat aksi kejar mengejar dari area depan lokasi fitnes Jalan Mastrip, Karangpilang, hingga akhirnya korban terjatuh karena menabrakan kendaraan lain di TKP, Jalan Kesatrian Kompleks Marinir.
 
"Korban jatuh nabrak kendaraan di dekat gapura. Ditolong warga, ditanyai, kenapa mbak. Korban teriak copet, pak, copet. Sambil nunjuk-nunjuk pelaku," ungkap Yani kepada awak media di Surabaya, Senin (22/9).
 
Korban yang menangis menunjuk pelaku sambil mengatakan dadanya diraba. Menyadari aksinya terbongkar, Bujang mencoba kabur, namun warga sigap mengejar dan berhasil menangkapnya.

"Perempuannya nangis-nangis, bilang kalau dadanya dipegang dan pelaku langsung ditangkap warga," imbuh penjaga warung madura tersebut.
 
Ketika diamankan, Bujang sempat menangis keras, hingga menyita perhatian warga. "Saya sempat dipukuli tentara pakai selang, karena sakit saya menangis sekeras-kerasnya," ujarnya di Mapolsek Karangpilang, Senin (22/9).

Baca Juga: Penampilan Perdana Sabrina Carpenter di Grand Ole Opry Warnai Perayaan Satu Abad Musik Country
 
Pemuda asal Sumur Welut, Lakarsantri itu mengaku telah menjalankan aksinya lebih dari satu kali. Ia sebelumnya pernah memeras payudara perempuan di daerah Kebraon, Wiyung, Surabaya dan di Taman, Sidoarjo. 

Namun, ia berhasil lolos dari dua aksinya. Pada aksi ketiga di Jalan Kesatrian, Karangpilang, keberuntungan tak lagi berpihak pada Bujang. Kini, Bujang hanya bisa merenung dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Saya sudah kali ketiga, Pak meremas payudara wanita. Saya puas saja, Pak, saya tertarik katena body-nya seksi. Saya belum pernah menikah," ujar Bujang, yang sehari-hari berjualan sayur di Pasar Sepanjang, Taman, Sidoarjo.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Karangpilang, Ipda Lutfi mengatakan korban telah ditangkap dan ditahan. "Kasusnya kami (Polsek Karangpilang) yang menangani," ujar Ipda Lutfi.

Atas perbuatannya, tersangka Bujang dijerat dengan Pasal 6 Undang-Undang RI Nomor 12 tahun 2022 tentang tindak pidana kekerasan seksual dan pasal 289 KUHP, dengan ancaman penjara paling lama 9 - 12 tahun. 

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore