
Ketua DPRD Kabupaten Gresik Muhammad Syahrul Munir bersama pekerja perempuan di Gedung DPRD Kabupaten Gresik, Selasa (9/9). Mereka mengaku kesulitan memperoleh pekerjaan karena usia. (Istimewa)
JawaPos.com - Ratusan tenaga kerja perempuan mendatangi gedung DPRD Kabupaten Gresik, Selasa (9/9/2025). Mereka diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Gresik Muhammad Syahrul Munir. Para pekerja itu mengaku kesulitan memperoleh pekerjaan lantaran faktor usia.
Apalagi, saat ini banyak di antara mereka sedang dirumahkan dari perusahaan sebelumnya. Hal tersebut karena adanya batasan usia maksimal dalam rekrutmen tenaga kerja. Sejumlah perusahaan di Kabupaten Gresik menerapkan batas usia maksimal pekerja di bawah 50 tahun.
Menanggapi persoalan itu, Syahrul mendesak agar perusahaan menaikkan batas usia pekerja hingga 50 tahun. ’’Usia tersebut masih tergolong produktif. Seharusnya tetap mendapatkan kesempatan kerja, terutama di posisi yang tidak menuntut kemampuan fisik berlebih,” tegas Syahrul.
Ditambahkan oleh Syahrul, larangan diskriminasi usia sudah diatur dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor M/6/HK.04/V/2025 tentang Larangan Diskriminasi dalam Proses Rekrutmen Tenaga Kerja yang ditandatangani Menteri Ketenagakerjaan Yassierli pada 28 Mei 2025.
Ratusan tenaga kerja perempuan mendatangi gedung DPRD Kabupaten Gresik mengeluhkan kesulitan memperoleh pekerjaan lantaran faktor usia diterima oleh Ketua DPRD Kabupaten Gresik Muhammad Syahrul Munir.
Dalam surat edaran tersebut ditegaskan bahwa setiap warga negara berhak atas pekerjaan yang layak. Pemberi kerja dilarang melakukan diskriminasi dalam rekrutmen dan persyaratan usia hanya diperbolehkan jika berkaitan langsung dengan karakteristik pekerjaan.
Dia juga meminta perusahaan mempertimbangkan soal persyaratan pengalaman kerja dalam kurun waktu tertentu. Menurutnya, hal itu dapat membatasi kesempatan kerja terutama bagi sarjana muda. ’’Seharusnya perusahaan bisa memaksimalkan alokasi biaya pendidikan dan pelatihan untuk dapat membantu generasi selanjutnya,” tambah Syahrul.
Sementara itu, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Gresik telah menyampaikan surat edaran Menteri Ketenagakerjaan tersebut kepada perusahaan-perusahaan di Kabupaten Gresik.
’’Pembatasan usia justru menutup peluang bagi pencari kerja yang memiliki pengalaman dan keterampilan yang dibutuhkan perusahaan. Bahkan, disnaker mengimbau perusahaan agar memberi kesempatan seluas-luasnya kepada pencari kerja tanpa membatasi usia,’’ kata Kepala Dinas Ketenagakerjaan Pemkab Gresik Zainul Arifin. (xav)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
