
BS (kanan), ayah yang menganiaya dua anaknya di Kutisari Selatan Surabaya. Pemkot Surabaya akan menyekolahkan kembali kedua kakak beradik itu. (Istimewa)
JawaPos.com - Pemkot Surabaya berjanji akan menyekolahkan kembali dua anak kakak beradik, yakni B, laki-laki, 7 tahun dan A, perempuan, 4 tahun, yang terpaksa putus sekolah demi merawat ayahnya yang lumpuh.
Bakti B dan A yang mengorbankan sekolahnya justru dibalas buruk oleh sang ayah, BS, 60 tahun, warga Kutisari Selatan, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Surabaya. Mereka diduga menjadi korban kekerasan hingga matanya berdarah.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Surabaya, Ida Widayati memastikan kakak beradik B dan A sudah dievakuasi ke panti asuhan.
Kakak beradik tersebut dievakuasi menyusul kakaknya, BE, 16 tahun, yang sudah kabur lebih dulu dari rumah tinggal ayahnya. Kini, ketiga anak BS tinggal di panti asuhan di bawah naungan gereja yang sama.
BE pun rupanya berhenti sekolah setelah lulus SMP karena menunggak. Sementara B dan A terpaksa putus sekolah karena harus merawat ayahnya yang lumpuh. Ida berjanji akan membantu mereka agar bisa sekolah lagi.
"(A dan B) sudah langsung masuk panti. Sudah kita antar ke pantinya gabung sama kakaknya. Saya sudah koordinasi sama Pak Yusuf Masruh (Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya), itu (BE) akan dibantu kejar paket gitu," imbuhnya.
Begitu pula dengan adik-adiknya. B yang usianya sudah memenuhi syarat akan lebih dulu dimasukkan ke Sekolah Dasar (SD) dekat panti. Setelah itu, giliran A yang akan bersekolah jika usianya sudah mencukupi.
Sebelumnya, proses evakuasi B dan A sempat berjalan alot. Pasalnya, sang ayah selama ini bersikeras ingin merawat anak-anaknya, dan tak berkenan anaknya diasuh pihak lain. Evakuasi pun baru berhasil pada Kamis (11/9).
"Kemarin itu sempat kita sampaikan bahwa penelantaran anak itu ada pasalnya begitu. Karena dari yang kemarin-kemarin kita sudah mau bawa itu susah ya. Pak Camat juga sudah merayu itu juga susah begitu," tutur Ida.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
