
Para narasumber dalam Generasi Roadshow 2025 digelar di Airlangga Convention Center, Surabaya. (Istimewa)
JawaPos.com-Pilihan antara mengejar passion atau memilih pekerjaan yang stabil kembali jadi bahan diskusi dalam Generasi Campus Roadshow 2025. Acara yang digelar Grab Indonesia bersama Narasi ini membuka rangkaian di Airlangga Convention Center, Surabaya, yang dihadiri ribuan mahasiswa.
Aktor Nicholas Saputra, salah satu pembicara, mengingatkan anak muda agar bersikap realistis. Menurutnya, passion penting, tapi kebutuhan hidup tetap harus diprioritaskan. “Apa pun yang kita pelajari, meski terlihat tidak nyambung, sebenarnya bisa saling mendukung. Passion bukan berarti berhenti di satu titik. Yang penting kita tahu purpose-nya,” ujar Nicholas.
Pemeran Rangga dalam film AADC itu menekankan bahwa di era serba cepat, passion bisa berubah relevansinya. Karena itu, anak muda perlu fleksibel sambil tetap mengenali diri sendiri. “Tidak ada salahnya untuk berbeda. Kita belajar hal baru, mengikuti perkembangan zaman, tapi cari yang relevan dengan diri kita,” tambahnya.
Di sisi lain, pendiri Narasi, Najwa Shihab, juga berbagi pandangan. Baginya, passion tidak selalu hadir dalam bentuk yang sama sepanjang hidup. “Hari ini kita punya passion tertentu, tapi lima atau sepuluh tahun lagi bentuknya bisa berbeda. Kelenturannya harus dijaga, sementara niatnya tetap sama,” jelas Najwa.
Najwa mencontohkan perjalanan kariernya dari jurnalis lapangan, presenter televisi, hingga mendirikan Narasi. Menurutnya, passion bisa tetap hidup lewat proyek kecil atau aktivitas di luar pekerjaan utama. “Jangan merasa kecil hati kalau pekerjaan saat ini tidak sesuai passion. Ada nilai lain yang membuat kita tetap berkembang,” ujarnya.
Sementara itu, Surabaya menjadi kota pertama Generasi Campus Roadshow 2025. Tahun ini, program hadir lebih besar dengan menyasar lebih dari 20 ribu mahasiswa di enam kota: Surakarta, Bogor, Makassar, Medan, dan Bandung.
Melinda Savitri, Country Marketing and Communications Head Grab Indonesia, mengatakan roadshow ini menjadi ruang aman bagi Gen Z untuk mengeksplorasi diri. “Sebagai teman sefrekuensi, kami ingin mendampingi anak muda dalam perjalanan mewujudkan mimpi mereka,” ujarnya. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
