Salah satu bangunan di kompleks Gedung Negara Grahadi Surabaya dibakar massa pada Sabtu Malam (30/8). (Juliana Christy/Jawa Pos)
JawaPos.com - YLBHI-LBH Surabaya mencatat sedikitnya 109 orang ditangkap aparat kepolisian dalam tiga hari aksi demonstrasi di Kota Pahlawan, Jumat (29/8) - Minggu (31/8). 81 orang diantaranya telah dibebaskan.
Hal ini disampaikan oleh Direktur YLBHI-LBH Surabaya Habibus Shalihin. Ia mengatakan Tim Advokasi kesulitan melacak status warga yang diduga ditangkap oleh Polisi saat melaksanakan demonstrasi.
"Hal ini diakibatkan oleh minimnya keterbukaan informasi dari pihak kepolisian. Dari total 109 orang yang tertangkap hingga 31 Agustus 2025, sebanyak 80 orang terkonfirmasi ditahan di Polrestabes Surabaya," ujar Habibus, Senin (1/9).
Dari jumlah tersebut, sekitar 55 orang demonstran telah dibebaskan, satu orang menjalani pemeriksaan lanjutan, dan sekitar 26 orang lainnya belum terkonfirmasi keberadaannya.
"Sementara di Polda Jatim, tercatat 29 orang ditahan. Dari jumlah itu, sekitar 28 orang telah dibebaskan dan satu orang masih menjalani pemeriksaan lanjutan. Jadi secara keseluruhan 81 orang yang sudah dibebaskan," imbuhnya.
Adapun 26 orang demonstran masih belum diketahui keberadaannya. Habibus mengatakan bahwa hingga kini, Tim Advokasi Surabaya belum mendapatkan data detail mengenai korban di bawah umur.
"Namun berdasarkan hasil observasi Tim Advokasi di kantor polisi, kurang lebih ada sekitar 8 orang berusia di bawah 17 tahun yang ikut ditangkap dan diperiksa di Polrestabes Surabaya," terang Habibus.
Ia menyampaikan bahwa proses pendampingan hukum sempat berjalan alot. Tim Advokasi Surabaya sempat tertahan dan menunggu cukup lama di Pos Penjagaan sebelum akhirnya diperbolehkan masuk melacak data pengaduan dan memberikan pendampingan hukum.
Tim Advokasi Surabaya yang terdiri dari LBH Surabaya, WALHI Jawa Timur, AJI Surabaya, LBH FSPMI, Surabaya Children Crisis Center (SCCC), WCC Savy Amira terus berupaya untuk membebaskan seluruh demonstran.
Hingga berita ini ditulis, Habibus menyebut Unit PPA Polrestabes Surabaya telah memulangkan seluruh Anak yang ditangkap pada aksi demonstrasi 29 - 31 Agustus 2025.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
