
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pimpin petugas gabungan melakukan pembersihan dampak aksi demo. (Alfian/Jawa Pos)
JawaPos.com-Pasca unjuk rasa pada Jumat (29/8) malam, sejumlah ruas jalan protokol di Surabaya terdampak. Termasuk Jalan Pemuda.
Kemarin (30/8) pagi, tanah serta serpihan plastik terbakar membuat aspal jalan menjadi licin dan lengket. Akibatnya, dua pengendara motor tergelincir saat melintas di lokasi tersebut. Beruntung, insiden tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
Tak mau memperparah keadaan, sejumlah petugas gabungan diterjunkan untuk melakukan pembersihan. Memastikan berjalan lancar, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memantau langsung aktivitas tersebut di lapangan.
Eri berjalan menyusuri jalur pedestrian, dan sesekali menunjuk titik-titik yang dianggap masih berbahaya bagi pengendara. Sisa tanah, plastik, serta potongan barrier yang terbakar membuat permukaan jalan berbahaya bagi pengguna kendaraan.
Selain membuat licin, debu dan abu yang beterbangan saat tertiup angin juga membuat mata perih bagi pengendara motor.
"Tadi pagi (kemarin) ada dua warga yang jatuh di Jalan Pemuda karena jalan licin. Karena itu kami meminta debu di jalan segera disiram dan dibersihkan, sehingga tidak ada lagi korban," kata Eri di Jalan Pemuda, kemarin (30/8).
Selain Jalan Pemuda, pembersihan dilakukan di sejumlah titik lainnya. Seperti Jalan Darmo, Tunjungan, Basuki Rahmat, dan A. Yani hingga seluruh ruas jalan yang dilalui oleh para pendemo.
Eri mengaku beberapa fasilitas umum mengalami kerusakan. Mulai dari pot tanaman, kursi di jalur pedestrian, hingga rambu lalu lintas. Namun, dia memastikan seluruh fasilitas akan diperbaiki secara bertahap.
"Belum bisa dihitung berapa kerugian, tapi semua akan kami bangun kembali. Lalu melihat kondisi saat ini, sementara kegiatan car free day (CFD) besok (hari ini) dihentikan dulu," ujar Eri.
Meski situasi masih tak menentu, Eri menjamin arus perekonomian di Surabaya tetap berjalan normal. Pihaknya meminta sejumlah petugas gabungan, terdiri atas Dishub, DLH, Satpol PP, dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), serta DSDABM Surabaya untuk tetap stanby. Sehingga wilayah terus termonitor.
Kemudian untuk meredam situasi yang masih memanas, Eri berpesan kepada warga agar tetap menjaga fasilitas umum. "Aspirasi boleh disampaikan, namun saya mohon fasilitas umum dijaga. Karena semua itu milik kita bersama," terang Eri.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
