Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 30 Agustus 2025 | 22.50 WIB

Fasilitas Umum Rusak, Pemkot Surabaya Lakukan Perbaikan Secara Bertahap

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pimpin petugas gabungan melakukan pembersihan dampak aksi demo. (Alfian/Jawa Pos)  - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pimpin petugas gabungan melakukan pembersihan dampak aksi demo. (Alfian/Jawa Pos) 

JawaPos.com-Pasca unjuk rasa pada Jumat (29/8) malam, sejumlah ruas jalan protokol di Surabaya terdampak. Termasuk Jalan Pemuda.

Kemarin (30/8) pagi, tanah serta serpihan plastik terbakar membuat aspal jalan menjadi licin dan lengket. Akibatnya, dua pengendara motor tergelincir saat melintas di lokasi tersebut. Beruntung, insiden tidak sampai menimbulkan korban jiwa. 

Tak mau memperparah keadaan, sejumlah petugas gabungan diterjunkan untuk melakukan pembersihan. Memastikan berjalan lancar, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memantau langsung aktivitas tersebut di lapangan.

Eri berjalan menyusuri jalur pedestrian, dan sesekali menunjuk titik-titik yang dianggap masih berbahaya bagi pengendara. Sisa tanah, plastik, serta potongan barrier yang terbakar membuat permukaan jalan berbahaya bagi pengguna kendaraan.

Selain membuat licin, debu dan abu yang beterbangan saat tertiup angin juga membuat mata perih bagi pengendara motor.

"Tadi pagi (kemarin) ada dua warga yang jatuh di Jalan Pemuda karena jalan licin. Karena itu kami meminta debu di jalan segera disiram dan dibersihkan, sehingga tidak ada lagi korban," kata Eri di Jalan Pemuda, kemarin (30/8).

Selain Jalan Pemuda, pembersihan dilakukan di sejumlah titik lainnya. Seperti Jalan Darmo, Tunjungan, Basuki Rahmat, dan A. Yani hingga seluruh ruas jalan  yang dilalui oleh para pendemo. 

Eri mengaku beberapa fasilitas umum mengalami kerusakan. Mulai dari pot tanaman, kursi di jalur pedestrian, hingga rambu lalu lintas. Namun, dia memastikan seluruh fasilitas akan diperbaiki secara bertahap. 

"Belum bisa dihitung berapa kerugian, tapi semua akan kami bangun kembali. Lalu melihat kondisi saat ini, sementara kegiatan car free day (CFD) besok (hari ini) dihentikan dulu," ujar Eri. 

Meski situasi masih tak menentu, Eri menjamin arus perekonomian di Surabaya tetap berjalan normal. Pihaknya meminta sejumlah petugas gabungan, terdiri atas Dishub, DLH, Satpol PP, dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), serta DSDABM Surabaya untuk tetap stanby. Sehingga wilayah terus termonitor.

Kemudian untuk meredam situasi yang masih memanas, Eri berpesan kepada warga agar tetap menjaga fasilitas umum. "Aspirasi boleh disampaikan, namun saya mohon fasilitas umum dijaga. Karena semua itu  milik kita bersama," terang Eri. 

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore