
Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Rio Pattiselanno mendorong pemkot untuk mengoptimalkan aset. (Istimewa)
JawaPos.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) untuk mengoptimalkan aset daerah guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Aset daerah ini bukan sekedar catatan inventaris, melainkan sumber daya strategis yang dapat dikapitalisasi untuk pembangunan kota," tutur Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Rio Pattiselanno, Selasa (26/8).
Dalam sebuah Workshop Wartawan Surabaya bertajuk “Membaca Potensi Aset Pemerintah Kota Surabaya untuk Optimalisasi PAD", Rio tak menampik bahwa tantangan dalam pengelolaan aset cukup kompleks.
Mulai dari keterbatasan sumber daya manusia (SDM) profesional, pendekatan birokratis yang masih dominan dibandingkan orientasi bisnis, hingga pendataan aset yang belum sepenuhnya lengkap dan terintegrasi.
“Pertanyaannya adalah apakah aset Pemkot sudah benar-benar dioptimalkan? Apakah sudah menghasilkan nilai ekonomi maksimal, dan apakah sudah bebas dari penyalahgunaan?” tambah Politisi dari Fraksi PSI tersebut.
Sertifikasi aset yang belum tuntas dan regulasi pemanfaatan yang terbatas pada skema sewa atau kerjasama BGS/BOT juga menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan segera oleh Pemkot Surabaya.
Meski demikian, Rio melihat peluang besar. Banyak strategi yang bisa dilakukan Pemkot Surabaya untuk mendongkrak PAD melalui aset, seperti memanfaatkan aset dengan skema sewa dan kerja sama dengan pola BOT.
"Transformasi aset tidur menjadi aset produktif perlu dilakukan Pemkot. Digitalisasi juga penting, misalnya dengan membangun dashboard aset terbuka yang bisa diakses publik maupun investor,” terang Rio.
Guna memperkuat pengelolaan aset, Rio menyarankan langkah internal berupa inventarisasi, valuasi ulang, pemetaan aset strategis, sertifikasi menyeluruh, serta peningkatan kapasitas SDM.
Sementara strategi eksternal, Rio menekankan kolaborasi dengan BUMD dan pihak swasta, termasuk investor lokal. Rio juga menekankan pentingnya monitoring berbasis kinerja terhadap kontribusi aset pada PAD.
“Jika dikelola dengan baik, aset Pemkot Surabaya dapat menjadi mesin penggerak pembangunan. Bukan lagi sekadar beban, tetapi peluang besar yang bisa memberikan manfaat ekonomi bagi warga,” tukas Rio.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
