Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 Agustus 2025 | 21.26 WIB

DPRD Surabaya Ingatkan Pemkot: Aset Daerah Harus Jadi Mesin PAD, Bukan Beban!

Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Rio Pattiselanno mendorong pemkot untuk mengoptimalkan aset. (Istimewa) - Image

Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Rio Pattiselanno mendorong pemkot untuk mengoptimalkan aset. (Istimewa)

JawaPos.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) untuk mengoptimalkan aset daerah guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

"Aset daerah ini bukan sekedar catatan inventaris, melainkan sumber daya strategis yang dapat dikapitalisasi untuk pembangunan kota," tutur  Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Rio Pattiselanno, Selasa (26/8).

Dalam sebuah Workshop Wartawan Surabaya bertajuk “Membaca Potensi Aset Pemerintah Kota Surabaya untuk Optimalisasi PAD", Rio tak menampik bahwa tantangan dalam pengelolaan aset cukup kompleks.

Mulai dari keterbatasan sumber daya manusia (SDM) profesional, pendekatan birokratis yang masih dominan dibandingkan orientasi bisnis, hingga pendataan aset yang belum sepenuhnya lengkap dan terintegrasi. 

“Pertanyaannya adalah apakah aset Pemkot sudah benar-benar dioptimalkan? Apakah sudah menghasilkan nilai ekonomi maksimal, dan apakah sudah bebas dari penyalahgunaan?” tambah Politisi dari Fraksi PSI tersebut.

Sertifikasi aset yang belum tuntas dan regulasi pemanfaatan yang terbatas pada skema sewa atau kerjasama BGS/BOT juga menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan segera oleh Pemkot Surabaya.

Meski demikian, Rio melihat peluang besar. Banyak strategi yang bisa dilakukan Pemkot Surabaya untuk mendongkrak PAD melalui aset, seperti memanfaatkan aset dengan skema sewa dan kerja sama dengan pola BOT.

"Transformasi aset tidur menjadi aset produktif perlu dilakukan Pemkot. Digitalisasi juga penting, misalnya dengan membangun dashboard aset terbuka yang bisa diakses publik maupun investor,” terang Rio.

Guna memperkuat pengelolaan aset, Rio menyarankan langkah internal berupa inventarisasi, valuasi ulang, pemetaan aset strategis, sertifikasi menyeluruh, serta peningkatan kapasitas SDM.

Sementara strategi eksternal, Rio menekankan kolaborasi dengan BUMD dan pihak swasta, termasuk investor lokal. Rio juga menekankan pentingnya monitoring berbasis kinerja terhadap kontribusi aset pada PAD.

“Jika dikelola dengan baik, aset Pemkot Surabaya dapat menjadi mesin penggerak pembangunan. Bukan lagi sekadar beban, tetapi peluang besar yang bisa memberikan manfaat ekonomi bagi warga,” tukas Rio. 

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore