
Grafik program studi di ITS dengan peminat terbanyak pada SMITS ACE gelombang pertama.(Humas ITS)
JawaPos.com - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali mencetak antusiasme tinggi dari calon mahasiswa baru. Lewat jalur Seleksi Mandiri ITS Academic and Competence Excellence (SMITS ACE) gelombang pertama tahun akademik 2025/2026, sebanyak 3.349 peserta dinyatakan lolos seleksi dari total 13.082 pendaftar.
Kepala Subdirektorat Admisi dan Promosi ITS Nani Kurniati menjelaskan, minat terhadap jalur SMITS ACE tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya. “Kenaikan ini didorong oleh bertambahnya jumlah program studi (prodi) yang ditawarkan ITS,” ujarnya.
Menurut dosen Teknik Sistem dan Industri tersebut, SMITS ACE terbagi menjadi dua jalur seleksi, yakni Seleksi Mandiri Kemitraan dan Seleksi Mandiri Umum. ITS juga membuka jalur lain seperti SMITS Future Leader and Academic Talent (FLAT) yang mencakup jalur Beasiswa dan Prestasi.
“Kami bahkan masih membuka pendaftaran untuk International Undergraduate Program (IUP) hingga gelombang keempat,” tambah Nani.
Untuk jalur SMITS ACE gelombang pertama ini, Prodi S1 Teknik Sistem dan Industri menjadi program studi dengan peminat tertinggi. Disusul oleh Prodi S1 Kedokteran di posisi kedua, dan Prodi D4 Teknologi Rekayasa Pengelolaan dan Pemeliharaan Bangunan Sipil di peringkat ketiga. Peringkat keempat dan kelima ditempati oleh Prodi S1 Teknik Mesin dan Teknik Sipil.
Jika pada tahun lalu tes seleksi digelar secara luring, tahun ini ITS melaksanakan SMITS ACE sepenuhnya secara daring. Langkah ini diambil agar seleksi dapat diakses oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia. “Dengan metode daring, semua peserta memiliki kesempatan yang sama,” kata Nani.
Bagi peserta yang dinyatakan lolos, tahapan berikutnya adalah daftar ulang yang dibuka hingga Selasa, 24 Juni 2025. Proses verifikasi dokumen dan pembayaran dilakukan secara online melalui laman sipmaba.its.ac.id. ITS juga menyediakan layanan service center untuk membantu calon mahasiswa selama proses daftar ulang berlangsung.
Nani menekankan bahwa jalur seleksi mandiri ini menjadi alternatif penting bagi mereka yang belum berhasil di jalur SNBP maupun SNBT. Jalur ini juga merupakan bentuk komitmen ITS terhadap prinsip inklusivitas pendidikan dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-4, yaitu pendidikan berkualitas.
“Seleksi Mandiri bukan hanya membuka peluang lebih luas, tapi juga mencerminkan tekad ITS untuk terus menjaga mutu pendidikan tinggi di Indonesia,” tuturnya.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
