
Potret minimarket di Surabaya yang parkirannya masih dijaga juru parkir liar dan minta uang ke konsumen. (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com - Upaya Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menertibkan juru parkir (jukir) liar dengan menyegel sejumlah minimarket yang tidak patuh pada Selasa (10/6), tengah ramai diperbincangkan masyarakat.
Langkah ini menuai berbagai reaksi. Ada yang mendukung karena dinilai tegas, tetapi ada juga yang melontarkan kritik dan menyebut tindakan Eri melenceng dari tujuan utama, yakni memberantas keberadaan jukir liar.
Terlepas dari pro dan kontra tersebut, pantauan JawaPos.com di lapangan menunjukkan bahwa masih ada sejumlah minimarket yang parkirannya dijaga oleh jukir liar. Seperti di minimarket Jalan Pasar Kembang.
JawaPos.com mendapati juru parkir yang tidak mengenakan rompi resmi. "Prittt," peluit dibunyikan si jukir saat ada pelanggan datang dan memarkirkan kendaraannya di halaman minimarket.
Ketika pelanggan selesai berbelanja dan hendak meninggalkan lokasi, si jukir kembali membunyikan peluit dan menghampiri pelanggan. Beberapa pelanggan memberikan uang parkir kepadanya.
Namun, beberapa pelanggan lain tampak cuek dan langsung tancap gas meninggalkan si jukir. Begitu pula saat JawaPos.com hendak meninggalkan minimarket, entah dari mana, si jukir tiba-tiba sudah berada di belakang kendaraan.
"Sudah mbak" tanya si jukir sambil membantu memundurkan sepeda motor. "Sudah Pak," sahut Wartawan JawaPos.com lalu tersenyum tipis. Alih-alih pergi, si jukir tetap berada di dekat 'korbannya'.
Merasa dibuntuti, Wartawan JawaPos.com pun melontarkan pertanyaan untuk memastikan. "Gratis toh?"
"Sukarela mbak," tutur si Jukir dengan ekspresi getir. Setelah itu, ia pun merelakan JawaPos.com meninggalkan minimarket tersebut.
Bergeser ke Surabaya Selatan, JawaPos.com juga mendapati jukir liar yang berjaga di halaman parkir sebuah minimarket di daerah Putat Jaya. Sama seperti temuan sebelumnya, jukir tak mengenakan rompi resmi.
Ia hanya mengenakan kaos biru navy, bertopi, dan mengalungkan peluit. "Prittt," bunyi peluit si jukir ketika ada pelanggan yang datang. Di minimarket ini, jukir kerap membuntuti pelanggan yang hendak meninggalkan lokasi.
Di sela-sela waktu, ia juga tampak merapikan kendaraan pelanggan yang terparkir di halaman minimarket. Untuk memastikan status jukir, JawaPos.com mencoba bertanya langsung kepada karyawan yang berjaga di kasir.
"Kalau diminta, nggak dikasih, nggak apa-apa mbak," sahutnya sambil tersenyum. Namun, akhirnya karyawan tersebut mengakui bahwa jukir yang berada di halaman minimarket itu liar.
"Sudah didatangi Satpol PP untuk menyediakan jukir resmi, tetapi memang belum ada seragamnya kak," tutur karyawan dengan ramah.
Saat JawaPos.com selesai berbelanja dan hendak meninggalkan minimarket, si jukir tak membuntuti, seperti yang dilakukan di tempat sebelumnya.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
