
Business Day, bazar yang menjadi ajang bagi mahasiswa FEB UWKS untuk menunjukkan inovasi produk dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan. (Juliana Christy/JawaPos.com).
JawaPos.com - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) menggelar Business Day, sebuah bazar yang menjadi ajang bagi mahasiswa untuk menunjukkan inovasi produk dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari praktik mata kuliah Kewirausahaan yang wajib diikuti mahasiswa semester enam Program Studi Manajemen dan Akuntansi.
Dekan FEB UWKS Gimanto Gunawan menjelaskan, Business Day bertujuan memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam mengelola usaha. “Kegiatan ini adalah bentuk praktik langsung dari teori kewirausahaan yang mereka pelajari di kelas. Di sini mereka belajar merancang, memproduksi, hingga memasarkan produk,” jelasnya saat ditemui, Senin (2/6).
Terdapat 28 stan yang ditampilkan dalam kegiatan ini. Setiap stan dikelola oleh tim berisi tiga hingga empat mahasiswa, yang menyajikan beragam produk mulai dari makanan, minuman kekinian, hingga merchandise. Semua produk merupakan hasil kreativitas mahasiswa sebagai bentuk implementasi ilmu kewirausahaan.
Salah satu peserta bazar adalah Rizal Mahendra, mahasiswa semester dua Program Studi Manajemen. Ia dan timnya menjual makronishotel, makanan berbasis makaroni dengan varian rasa keju biasa dan mozzarella. “Kami melihat tren di kalangan Gen Z dan milenial, makroni bisa jadi camilan maupun makanan berat,” ujar Rizal.
Produk Rizal dijual dengan harga Rp10.000 untuk rasa keju biasa dan Rp12.000 untuk varian mozzarella. Ia menargetkan penjualan 50 porsi per hari. “Sebelum mulai jualan, kami juga mengamati pasar. Kami buat produk yang memang sesuai selera anak muda,” tambahnya.
Wakil Ketua Yayasan Wijaya Kusuma H. Djoko Adi Walujo, menyampaikan bahwa kewirausahaan adalah nilai utama dalam sistem pembelajaran di UWKS. “Kami punya pola ilmiah pokok yang menekankan bahwa setiap gerak sivitas akademika membawa semangat kewirausahaan,” katanya.
Menurut Djoko, penguatan karakter wirausaha pada mahasiswa penting untuk menciptakan lulusan yang tidak hanya bergantung pada pekerjaan sebagai pegawai negeri. “Kalau mahasiswa dibekali semangat kewirausahaan, mereka bisa menciptakan peluang kerja sendiri dan bertindak profesional di bidangnya,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa UWKS memiliki inkubator bisnis yang membina UMKM di Jawa Timur. “Kami dorong mahasiswa tidak hanya belajar, tapi juga membina pelaku UMKM, termasuk dalam pengembangan produk yang menarik dan layak jual,” tuturnya.
Kegiatan Business Day ini rutin digelar setiap semester. Untuk semester genap tahun ini, kegiatan diikuti mahasiswa Prodi Manajemen dan Akuntansi. Sementara pada semester ganjil mendatang, giliran mahasiswa Prodi Ekonomi Pembangunan yang akan menampilkan produk inovatif mereka dalam ajang serupa.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
