Perayaan Paskah dengan diawali Misa Kamis Putih di Gereja Katedral Surabaya, yang merupakan bagian pertama dari rangkaian Trihari Suci
JawaPos.com-Umat Katolik mulai memasuki perayaan Paskah dengan diawali Kamis Putih, yang merupakan bagian pertama dari rangkaian Trihari Suci, disusul Jumat Agung dan Sabtu Suci. Trihari ini berpuncak pada perayaan Minggu Paskah yang menjadi inti iman Kristiani: kebangkitan Yesus Kristus.
Kamis Putih menjadi momentum penting dalam liturgi Gereja Katolik. Hari ini dirayakan sebagai momen rekonsiliasi, di mana umat diajak untuk bertobat dan berdamai kembali dengan Allah serta sesama.
Usai Perayaan Ekaristi, biasanya dilanjutkan dengan perarakan Sakramen Mahakudus dan tuguran (malam berjaga) sebagai bentuk penghormatan dan kesiapsediaan menantikan sengsara Kristus.
“Dalam Kamis Putih, Yesus mengajarkan tentang cinta dan pelayanan. Membasuh kaki para murid-Nya adalah simbol kerendahan hati dan kesiapan untuk melayani,” kata Uskup Surabaya Mgr Agustinus Tri Budi Utomo saat memimpin misa Kamis Putih di Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) Katedral Surabaya.
“Melayani dan memaafkan adalah karakter unggul murid Yesus. Cinta adalah omong kosong kalau kita tidak mampu memaafkan,” lanjutnya.
Pastor Kepala Paroki Katedral Hati Kudus Yesus Surabaya, RD Cornelius Triwidya Tjahja Utama atau akrab disapa Romo Tommy, menjelaskan bahwa perayaan Trihari Suci di Paroki Katedral disiapkan dengan sungguh-sungguh.
Tersedia tempat hingga 4.500 umat untuk mengikuti misa. “Karena Katedral adalah gereja induk, kadang ada umat dari paroki lain yang bergabung, sehingga kami selalu menyiapkan tempat tambahan,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa perayaan Paskah tahun ini menjadi lebih istimewa karena bertepatan dengan Tahun Yubileum, yang disebut Paus Fransiskus sebagai Tahun Peziarahan Pengharapan. “Kita diajak untuk menjadi pribadi yang menabur benih Injil, menebar sukacita, dan semakin solider dengan mereka yang membutuhkan,” ujar Romo Tommy.
Tidak hanya liturgi, Gereja juga mengadakan aksi sosial dalam semangat Paskah dan Yubileum. “Tahun ini kami menambah kegiatan aksi sosial sebagai bentuk nyata pelayanan dan kasih terhadap sesama,” tambahnya.
Melalui perayaan Kamis Putih, umat diajak untuk merenungkan kembali makna pelayanan dan pengorbanan Kristus. Ini menjadi panggilan untuk hidup dalam semangat kasih, pengampunan, dan pelayanan kepada sesama—sebagai bagian dari upaya mewujudkan Tri Tugas Kristus dalam kehidupan menggereja. (*)

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
