
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di kawasan eks THR-TRS, Selasa (18/5).
JawaPos.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menghidupkan kembali kawasan eks Taman Hiburan Rakyat (THR) dan Taman Remaja Surabaya (TRS) sebagai area ruang publik multifungsi. Itu untuk mengakomodasi kebutuhan para anak muda di wilayah setempat.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan, ide pembangunan didapatkan setelah menghadiri acara musrenbang di Kecamatan Tegalsari.
”Dari situ kami tahu kebutuhannya apa. Ada yang minta studio musik, tempat esport, dan lainnya,” kata Eri seperti dilansir dari Antara.
Menurut dia, nanti di kawasan tersebut juga dibangun area khusus untuk menggelar konser dengan standar internasional yang masih belum dimiliki Kota Surabaya.
”Konser selama ini banyak digelar di Jakarta, salah satu sebabnya karena di Surabaya tidak ada lokasi yang mumpuni,” ujar Eri.
Selain itu, dia menyebut di kawasan tersebut ada kolam renang yang bisa difungsikan kembali sebagai sarana rekreasi. Sebab, struktur bangunan masih dalam kondisi layak.
”Kolam renang di sini masih ada airnya walaupun tidak dimanfaatkan sejak 2010, artinya tidak bocor bangunannya,” ucap Eri.
Sedangkan, satu bangunan ikonik di sana, yakni Gedung Srimulat di kawasan tersebut dibangun ulang dengan konsep yang lebih modern.
Dia menyebut, seluruh konsep penataan diserahkan sepenuhnya kepada para pemuda, melalui sayembara rancangan kawasan ruang publik multifungsi di lahan eks THR dan TRS. Upaya yang dilaksanakan itu sebagai ruang partisipasi pemuda Kota Surabaya untuk terlibat di dalam pelaksanaan pembangunan kota.
”Kami ingin anak muda berkontribusi, supaya ada kebanggaan pada dirinya,” kata Eri.
Dia memastikan tiga hasil karya terbaik desain THR dan TRS mendapatkan hadiah berupa uang tunai.
”Juara satu saya kasih Rp 50 juta, syaratnya harus bisa memenuhi keinginan anak muda. Peserta sayembara harus turun untuk mengetahui kebutuhan anak muda di Surabaya,” tutur Eri.
Eri menambahkan, seluruh taha pembangunan yang mengacu pada desain milik pemenang sayembara dan sistem pengelolaan dikolaborasikan dengan pihak ketiga. Pemkot sudah mendapatkan penawaran dari empat investor berbeda yang siap mengelola di THR dan TRS.
”Tetapi lokasinya tidak saya kasih semua, misalnya tempat konser siapa, pengelolaan kolam renang itu siapa, dan tempat lainnya siapa,” terang Eri.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
