Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 April 2024 | 17.50 WIB

Pemkot Surabaya Bangun Box Culvert di 160 Titik dengan Anggaran Rp 256 Miliar

Proyek pengerjaan saluran box culvert di kawasan Jalan Bongkaran, Surabaya (SURYANTO/RADAR SURABAYA) - Image

Proyek pengerjaan saluran box culvert di kawasan Jalan Bongkaran, Surabaya (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

JawaPos.com - Sebagai salah satu upaya untuk menangani masalah banjir tahunan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya untuk gencarkan pembangunan box culvert di sejumlah titik.

Dilansir dari Radar Surabaya (Jawa Pos Group), Jumat (19/4), setidaknya ada 160 titik pembangunan box culvert yang saat ini sedang berjalan.

Titik-titik tersebut tersebar di seluruh penjuru Surabaya, terutama pada kawasan yang kerap tergenang air hujan.

"Total anggarannya Rp 256 miliar untuk pekerjaan penanganan genangan box culvert itu," kata Kepala Bidang Drainase Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya Windo Gusman Prasetyo.

Windo menyebutkan bahwa dari 160 titik tersebut, terdapat berapa wilayah yang proses pengerjaannya membutuhkan dana yang terbilang cukup besar.

Di antaranya ada di Jalan Mayjen Sungkono yang menelan anggaran hingga Rp 33 miliar dan Babat Jerawat yang membutuhkan anggaran hingga Rp 45 miliar.

Untuk pembangunan box culvert di wilayah Babat Jerawat akan menjadi prioritas pemkot karena memang banjir yang terjadi di sana merupakan akibat dari kurang memadainya saluran air.

Rencananya, box culvert yang akan dibangun di wilayah Babat Jerawat dengan panjang 400 meter tersebut akan dilanjutkan kembali pada 2025 mendatang dengan anggaran yang baru.

"Targetnya (box culvert di Babat Jerawat dan Mayjen Sungkono) itu tuntas pada bulan November 2024" kata Windo.

Sedangkan untuk pembangunan saluran yang sempat mengakibatkan banjir di Dukuh Kupang beberapa waktu lalu, ia menyebutkan bahwa proyek tersebut akan tetap dilanjutkan.

Pembangunan box culvert di wilayah Dukuh Kupang tersebut ditargetkan selesai pada Juli mendatang.

"Tetap dilanjutkan di Dukuh Kupang. Kemarin sempat dipending cuma karena Lebaran saja," ucapnya.

Selama proses pengerjaan box culvert, ia mengaku jika tidak ada kendala yang cukup berarti. Hanya saja ada sedikit kemacetan arus lalu lintas akibat pembangunan dan utilitas dari jaringan terkait.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore