
Ilustrasi bayi baru lahir/sumber: freepik/rawpixel.com
JawaPos.com - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangkalan Nur Chotibah angkat suara mengenai bayi yang dikabarkan kepalanya tertinggal di rahim. Bayi tersebut merupakan buah hati Mukarromah, 25.
Nur menyampaikan bahwa bayi tersebut dilahirkan di salah satu puskesmas di Bangkalan, Puskesmas Kedungdung, Madura. Dia menyebutkan, bayi tersebut meninggal dunia 7 hingga 10 hari sebelum persalinan. Sehingga, terjadi maserasi, melepuh, dan menyebabkan kepala tertinggal di dalma rahim.
Secara medis, maserasi merupakan perubahan degenerasi yang menyebabkan perubahan warna, pelunakan jaringan, dan disintegrasi janin yang telah mati ketika masih dalam rahim (dalam obstetri). Nur mengungkapkan, dalam kasus bayi Mukarromah itu terjadi kesalahpahaman atau missed communication antara pihak Puskesmas Kedungdung dan pihak keluarga pasien.
“Pihak puskesmas sudah mengetahui kalau bayi tersebut sudah meninggal. Namun, disampaikan kepada pihak keluarga bukan dengan bahasa meninggal, melainkan dengan bahasa detak jantungnya sudah tidak ada,” kata Nur.
Untuk menindaklanjuti kasus tersebut, Nur memastikan bahwa pihaknya akan mengaudit maternal. Audit maternal melibatkan tiga dokter spesialis, kepala puskesmas Kedungdung beserta bidan serta Ikatan Dokter Indonesia Bangkalan.
Ketiga dokter itu dari spesialis Obstetri dan Ginekologi (obgyn) atau kandungan RSIA Glamour Husada Kebun, Bangkalan, dr Surya Haksara, SpOG, spesialis anak, dr Moh Shofi, SpA, serta spesialis forensik dr Edy Suharta, SpF.
Salah satu dokter tersebut, Dr Surya Haksara SpOG menjelaskan, hasil penyelidikan sementara, bayi sudah meninggal dalam kandungan atau Intrauterine Fetal Death (IUFD).
“Saya melihat kepala bayi itu memang sudah maserasi, tanda bayi meninggal dalam kandungan sudah minimal lebih dari 2x24 jam,” kata Surya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
