
Kantor koperasi di Jalan Kapas Krampung, Surabaya, yang belum lama ini disatroni perampok.
JawaPos.com - Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan tiga orang tersangka pelaku kejahatan yakni UAD, AP, dan OS yang merampok kantor koperasi di Jalan Kapas Krampung, Surabaya. Ketiganya mengakui jika telah melakukan perampokan di kantor koperasi pegadaian barang elektronik dan membawa lari dua handphone (HP) serta satu laptop.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono mengatakan, ketiganya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka bertiga mengaku merampok koperasi tersebut karena butuh uang.
Mereka yang awalnya berkeliling menggunakan mobil akhirnya memiliki niat merampok. "Mereka mengaku butuh uang, terutama tersangka OS," kata Hendro Sukmono dilansir dari Radar Surabaya (Jawa Pos Group).
Ia menerangkan, tersangka OS yang menunggu di mobil ternyata baru dipecat dari pekerjaannya. Sementara temannya yang lain masih punya pekerjaan. Namun, mereka nekat merampok untuk mendapat uang yang rencananya akan dibagi.
"Bahkan salah satu tersangka tercatat sebagai pegawai salah satu bank. Padahal gajinya mencapai belasan juta rupiah, namun ikut merampok," tutur Hendro Sukmono.
Seperti diberitakan sebelumnya, perampokan terjadi di Jalan Kapas Krampung, Surabaya, sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu ada dua orang karyawan di koperasi terkait. Dua orang adalah karyawan koperasi, yaitu AS, warga Bulak Cumpat II, Surabaya, dan FRE, warga Perumahan Griya Wisata Blok H, Sidoarjo.
Dua karyawan koperasi tersebut sempat dijambak dan ditodong senjata tajam (sajam). Dua perempuan yang bekerja di koperasi tersebut pada saat kejadian didatangi dua orang.
Saat itu, kondisi koperasi hendak tutup, kemudian pelaku UAD datang dan berpura-pura hendak menggadaikan barang. Korban AS menanyakan barang yang hendak digadaikan, namun muncul pelaku AP masuk. AP langsung menodongkan sajam ke leher korban AS.
FRE yang mengetahui kejadian tersebut hendak menolong temannya, namun pelaku UAD langsung menghalangi korban. FRE kemudian dijambak dan kepalanya dibenturkan ke tembok. Selanjutnya pelaku menggasak barang berharga di lokasi.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
