
Rapat koordinasi Komisi D DPRD bersama Dinkes Kota Surabaya di ruang rapat komisi, Senin (12/2).
JawaPos.com–Pemerintah Kota Surabaya menyiagakan puskesmas selama 24 jam untuk mengantisipasi adanya kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) mengalami sakit ketika bertugas di Pemilihan Umum 2024.
Kepala Dinas Kesehatan Surabaya Nanik Sukristina mengatakan, operasional puskesmas ditunjang mobilisasi tenaga kesehatan ke masing-masing tempat pemungutan suara (TPS).
”Kami menyampaikan puskesmas disiagakan 24 jam, ada tim yang berkeliling bersama tim dari kecamatan dan kelurahan ke TPS,” kata Nanik seperti dilansir dari Antara sesuai rapat koordinasi di Ruang Komisi D DPRD Kota Surabaya, Senin (12/2).
Tim kesehatan itu berjumlah tiga hingga empat orang, mereka terdiri atas dokter dan perawat yang disebar ke masing-masing kelurahan. Dinkes juga mempersiapkan layanan berupa kanal pelaporan kegawatdaruratan di setiap puskesmas.
Menurut Nanik, layanan tersebut dihubungkan dengan jaringan Command Center 112, sesuai usul Komisi D DPRD Kota Surabaya.
”Usul dihubungkan dengan 112 akan kami koordinasikan lebih lanjut dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya,” ujar Nanik.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya Maria Theresia Ekawati Rahayu menyatakan, layanan kesehatan hingga kanal laporan kegawatdaruratan disiagakan hingga rampungnya seluruh tahap pemungutan suara. Teknis yang disiapkan merupakan upaya seluruh pemangku jabatan menyukseskan Pemilu 2024.
”Pemkot Surabaya bersama-sama dengan KPU, Bawaslu, dan seluruh unsur Forkopimda berupaya untuk dapat menyelenggarakan Pemilu 2024,” kata Yayuk, sapaan akrab Maria Theresia Ekawati Rahayu.
Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya Khusnul Khotimah mengatakan, rapat koordinasi yang dilakukan untuk mendapatkan detail pola antisipasi maupun penanganan ketika ada KPPS mengalami sakit saat tahap pemungutan suara berjalan.
”Memastikan persiapan yang telah dilaksanakan, terutama nakes, hotline, dan alurnya saat terjadi keadaan darurat. Kami juga memastikan apakah disediakan suplemen atau vitamin,” ujar Khusnul Khotimah.
Khusnul juga mendorong agar kanal laporan bisa berfungsi optimal hingga tugas KPPS rampung keseluruhan. ”KPPS ini melakukan tugasnya dari pagi dan melakukan penghitungan mulai pukul 14.00 WIB, bahkan bisa sampai berhari-hari. Kami juga harus memastikan apakah hotline hanya 14 Februari atau bagaimana,” tutur Khusnul Khotimah.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
