
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono menjelaskan kondisi terakhir korban miras yang dirawat di RSUD dr Soetomo, Surabaya.
JawaPos.com- Kasus kematian tiga personel band asal Surabaya beberapa waktu lalu sungguh mencengangkan dan miris.
Diduga kuat mereka meninggal akibat mengonsumsi minuman beralkohol (miras) yang sengaja dicampur dengan bahan berbahaya.
Satreskrim Polrestabes Surabaya masih mencari keterangan saksi dan menunggu hasil otopsi jenazah korban yang meninggal dunia.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono mengatakan, pihaknya sudah memeriksa seorang bartender berinisial AR. Dia saat itu diduga meracik koktail yang diminum personel band tersebut.
Dilansir dari radarsurabaya.jawapos.com pada Kamis (28/12), pihak kepolisian juga sudah mengetahui dua minuman beralkohol dan jus yang digunakan untuk campuran minum miras.
“Kami berkoordinasi dengan Labfor Polda Jatim untuk meneliti sampel minuman yang diminum korban saat itu,” ungkap Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono, kemarin (27/12).
Baca Juga: Polisi Pemerika 11 Saksi, Usut Kasus Tewasnya Personil Band Vasa Hotel Surabaya Usai Tenggak Miras
Sementara itu, saat ini polisi sudah memeriksa 11 saksi, baik dari keluarga korban, rekan band yang ikut minum malam itu, serta beberapa karyawan lounge. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui pasti kronologi kejadian.
Polisi juga masih menganalisis rekaman CCTV di lokasi kejadian. “Kami sudah mengamankan rekaman CCTV. Sekarang sedang dilakukan analisis mendalam,” tuturnya.
Seperti yang telah dilaporkan, dua pemain band meninggal dunia setelah menenggak miras di Crus Lounge Bar Vasa Hotel, Surabaya, Jumat (22/12) lalu.
Pemain saksofon R dan WAR, warga Jalan Granting Barat, meninggal dunia diduga setelah minum miras.
IP, kru dan sound engineer, akhirnya ikut menyusul dua korban tewas lainnya. Ia dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (26/12) saat menjalani perawatan di RSUD dr Soetomo Surabaya.
Sedangkan vokalis berinisial MR sampai saat ini masih dirawat di rumah sakit. Sementara itu, publik diimbau untuk bersabar menunggu hasil penyelidikan yang sedang berlangsung.
***

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
