
Pemkab Sidoarjo serahkan bantuan modal usaha kepada 2.994 kelompok usaha perempuan program Kurma (Kelompok usaha perempuan mandiri) secara simbolis.
JawaPos.com–Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memberikan bantuan modal usaha kepada 2.994 kelompok usaha perempuan. Bantuan permodalan tersebut berasal dari program Kurma (Kelompok usaha perempuan mandiri). Setiap kelompok beranggota minimal 5 orang dan maksimal 10 orang.
Pada 2023, menjadi tahun kedua Pemkab Sidoarjo memberikan bantuan permodalan bagi para perempuan yang memiliki usaha mikro kecil dan menengah yang dikelola secara kelompok. Pemberian bantuan modal usaha tersebut secara simbolis diserahkan Pj Sekda Andjar Surjadijanto dan diterima sejumlah perwakilan kelompok usaha perempuan.
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali menyampaikan, besaran modal yang diberikan nilainya variatif, mulai Rp 5 juta hingga Rp 50 juta. Besaran nilai bantuan berdasar jenis dan skala usaha yang dikerjakan.
”Dengan adanya program Kurma, bantuan permodalan usaha yang khusus diberikan kepada pelaku usaha perempuan akan menumbuhkan kelompok usaha perempuan lebih banyak lagi,” ujar Ahmad Muhdlor Ali.
Dia mengatakan, bantuan modal usaha program Kurma bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kaum perempuan. Bupati alumni SMAN 4 Sidoarjo, itu menyampaikan, berkat dukungan semua pihak program Kurma berjalan lancar. Mulai dari OPD terkait sampai pemerintah desa dapat berjalan bersama mengawal program tersebut.
Dari sisi pengawasan program, Bupati Sidoarjo menerjunkan inspektorat melakukan klarifikasi kepada calon penerima program Kurma. Hal itu diperlukan agar program tersebut tidak salah sasaran dan mencegah penyimpangan.
”Pengawasan internal dari Inspektorat Sidoarjo lebih diperkuat kembali agar program yang baik ini tidak salah sasaran maupun terjadi penyimpangan saat nanti kembali digulirkan,” ucap Ahmad Muhdlor Ali.
Program Kurma menjadi salah satu dari 17 program prioritas bupati dan wakil Sidoarjo. Tujuannya untuk meningkatkan ekonomi kreatif perempuan di Kabupaten Sidoarjo. Ibu-ibu yang memiliki kelompok usaha dapat mengajukan bantuan permodalan tersebut. Setiap kelompok usaha dapat beranggota 5 sampai 10 orang perempuan. Usahanya pun bisa bermacam-macam.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo Mohamad Edi Kurniadi menyampaikan, klarifikasi lapangan dilakukan untuk memastikan penerima program Kartu Usaha Perempuan Mandiri atau Kurma tepat sasaran.
”Klarifikasi menjadi tahap akhir sebelum bantuan permodalan usaha itu disalurkan. Bersama dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Inspektorat Sidoarjo mengecek satu per satu keabsahan kelompok usaha perempuan yang bakal menerima bantuan modal usaha,” papar Edi.
Dari 3.007 pengajuan yang masuk, sebanyak 2.994 kelompok usaha perempuan lolos klarifikasi untuk memperoleh bantuan permodalan program Kurma tahun ini.
Dia menambahkan, klarifikasi lapangan dilakukan untuk memastikan kelompok usaha perempuan penerima Kurma itu benar adanya sesuai dengan kriteria yang berhak menerima. Tahap klarifikasi mulai dari verifikasi usaha yang diajukan, anggota kelompok yang wajib ber-KTP Sidoarjo dan bukan istri PNS, TNI, Polri, maupun istri pegawai BUMD.
”Kegiatan klarifikasi lapangan yang kami lakukan berjalan lancar sehingga kelompok usaha perempuan dapat memanfaatkan bantuan permodalan bagi usahanya,” terang Mohamad Edi Kurniadi.
Sebelumnya, Ketua Kurma Ikan Bakar Ridho, Desa Gebang, RT 10 RW 2, Widayati mengaku senang adanya program Kurma. Pasalnya bantuan permodalan yang diberikan sangat membantu dalam mengembangkan usaha yang dikelola bersama itu. Dia berharap program Kurma dapat diteruskan.
”Waktu belum ada Kurma kita pakai uang pribadi. Setelah ada Kurma ini, kita bersyukur dapat tambahan modal usaha,” terang Widayati.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
