
Suasana bangunan dan Hitech Mall di Jalan Kusuma Bangsa, Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
JawaPos.com - Siapa yang tidak tahu dengan Taman Remaja Surabaya (TRS) dan Taman Hiburan Rakyat atau lebih populer dengan singkatan THR yang ada di Surabaya?
Dua tempat populer di Kota Pahlawan yang kini sudah tinggal kenangan itu, disebut-sebut bakal dibangun kembali dan segera dihidupkan lagi.
Siapa kira-kira investornya?
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya rupanya tidak main-main bahwa mereka akan membuka kembali dua tempat hiburan yang jadi jujukan warga di Surabaya, yakni Taman Hiburan Rakyat (THR) dan Taman Remaja Surabaya (TRS).
Melansir dari laman Radar Surabaya di Jawa Pos Group pada Rabu (22/11), ternyata proses pembangunan kembali atau revitalisasi dua destinasi wisata populer yang ada di Jalan Wijaya Kusuma itu sudah masuk tahap finalisasi, yaitu menyelesaikan dokumen dan syarat pendukung.
Aning Rahmawati, selaku Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, mengungkapkan bahwa proyek revitalisasi tersebut disponsori oleh investor yang berasal dari Yogyakarta.
Nantinya, mereka bakal merevitalisasi dua tempat hiburan ikonik Surabaya itu dengan membuatnya menampilkan wajah baru.
"Investor sudah deal dengan Pemkot Surabaya untuk memulai pembangunan kembali dua ikon Surabaya ini," ungkap Aning, seperti yang dikutip dari Radar Surabaya, Selasa (21/11).
Aning juga mengatakan bahwa dalam prosesnya, kedua belah pihak telah menyetujui beberapa poin, seperti mengenai harga dan sewa kedua aset Surabaya tersebut.
Nantinya, dua lokasi itu direncanakan bakal disewa dengan kontrak sewa yang cukup pendek.
"Beda seperti dulu, masa sewanya bisa sampai puluhan tahun. Ini hanya akan berlaku sewa untuk beberapa tahun. Mereka (investor) juga sudah sepakat dengan nilai kontrak," terangnya.
Meskipun demikian, proyek revitalisasi tersebut tampak belum berjalan proses pengerjaannya.
Kata Aning, kini progresnya sudah masuk tahap finalisasi dokumen pendukung, sebab Pemkot Surabaya selalu menggandeng jajaran samping guna mengawal tiap proyek.
"Saya berharap semua proses tidak melamban. Kepastian hukum perlu tetapi percepatan investasi juga ditunggu. Iklim investasi harus didukung, apalagi akan menyerap tenaga kerja," jelas Aning.
Selain itu, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya itu juga mengungkapkan bahwa sebetulnya target awal pengerjaan dimulai pada akhir Oktober.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
