Ilustrasi pembacokan. (Istimewa)
JawaPos.com – Peristiwa siswa yang nekat melukai guru kembali terjadi. Kali ini, salah satu siswa SMP di Lamongan, Jawa Timur, dilaporkan telah melukai sang guru dengan menggunakan senjata tajam jenis bendo.
Dilansir dari Radar Kudus (Jawa Pos Group), Kamis (16/11), korban adalah guru bernama Wiwik Ustrini,49, dan pelaku adalah siswa kelas 8 berinisial M,14,.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro, mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi saat jam pelajaran berlangsung pada Rabu (15/11) kemarin. Kemudian, laporan masuk ke meja polisi pada sore harinya.
“Benar, kami baru terima laporannya Rabu sore ini tadi sekitar pukul 16. 15 WIB,” kata Anton.
Adapun kronologi kejadian tersebut, bermula saat Wiwik baru saja masuk ke kelas pelaku untuk memulai pelajaran IPA. Saat itu, Wiwik mendapati pelaku dan dua temannya di kelas dalam kondisi tidak memakai sepatu.
Sewajarnya, Wiwik pun bertanya dan menegur kepada mereka ihwal alasannya tak mengenakan sepatu di kelas saat jam pelajaran.
Alih-alih menjawab pertanyaan Wiwik dan langsung memakai sepatu, pelaku yang masih berusia remaja itu justru malah melempar kursi tempat duduknya ke arah Wiwik.
“Ternyata teguran ini tidak diterima oleh M yang dengan spontan pelaku beranjak dari kursi tempat duduknya dan melempar kursi ke arah korban hingga mengenai kaki korban," jelasnya.
Wiwik pun kaget dengan sikap pelaku. Ia lantas meminta dua siswa lain untuk membawa M keluar dari kelas.
Tak lama setelah itu, pelaku kembali lagi ke dalam kelas untuk menghampiri Wiwik. Bukannya meminta maaf, ia ternyata membawa benda tajam sejenis bendo, lalu menebaskannya ke arah Wiwik hingga melukai jari tangannya.
“Ulah siswa ini memicu kegaduhan di ruang kelas hingga beberapa siswa berteriak ketakutan melihat reaksi pelaku,” tambahnya.
Lebih lanjut, setelah laporan masuk ke meja kepolisian, Anton langsung bergerak melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi, termasuk dua teman pelaku di kelas.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
