
KORBAN: Potret Dini Sera Afrianti semasa hidup.
JawaPos.com – Dini Sera Afrianti diduga tewas setelah dianiaya RN, pacarnya, di Blackhole KTV Rabu (4/10) dini hari. Hingga kemarin (5/10), penyidik memeriksa 15 saksi dan mendalami lima titik CCTV.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono menyatakan, perempuan 28 tahun itu tidak meninggal di tempat karaoke. Dia sempat diantar pacarnya pulang ke apartemen. Namun, kondisinya semakin memburuk. RN lantas membawanya ke rumah sakit (RS). Namun, nyawa Dini tidak terselamatkan.
”Kondisi korban sudah meninggal ketika sampai di rumah sakit,” ujarnya.
Keluarga korban melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Untuk memastikan penyebab kematian, penyidik mengotopsi jenazah Dini. ”Hasilnya belum keluar,” kata Kasatreskrim yang menjabat sejak Rabu (27/9) tersebut.
Polisi sudah memeriksa sejumlah saksi. Mulai RN, petugas keamanan tempat karaoke, sampai pengelola apartemen dan rumah sakit. Total, ada 15 saksi yang sudah diperiksa.
Selain itu, kata Hendro, penyidik mendalami lima CCTV yang terpasang di tempat karaoke dan apartemen. ”Dalam rangka mendapatkan petunjuk,” ungkapnya.
Berdasar keterangan saksi, korban dan pacarnya sempat cekcok di tempat karaoke. Petugas keamanan karaoke melihat Dini terkapar dalam kondisi tidak sadar di tempat parkir.
Dini disebut hampir ditinggalkan RN. Namun, dia kemudian dibawa ke mobil setelah dipaksa. Namun, Dini tidak didudukkan ke kursi. Dia justru dimasukkan ke bagasi mobil.
Hendro menegaskan, hasil otopsi akan menentukan tindak lanjut penyelidikan. Sebab, dari proses itu penyebab kematian bisa dipastikan. ”Belum ada penetapan tersangka sejauh ini,” jelasnya.
Sementara itu, Aryo, salah seorang karyawan Blackhole KTV, mengaku tidak mengetahui peristiwa tersebut. ”Karena kami hanya sewa tenant,” ujarnya. Namun, pria itu membenarkan bahwa kepolisian telah melakukan pemeriksaan.
Marcomm Lenmarc Mall Kukuh Suharno mendukung penuh penyelidikan yang dilakukan kepolisian. Menurut dia, polisi sudah memeriksa CCTV di mal. ”Banyak yang diperiksa,” katanya.
Blackhole KTV berada di lantai 3 mal. Di pintu masuk, terdapat satu CCTV aktif yang dijaga satu petugas sekuriti. Pengunjung yang hendak menuju ke RHU itu lebih banyak melalui lift mal.
Sementara itu, Dimas Yemahura, pengacara korban, menemukan indikasi penganiayaan yang dilakukan RN kepada korban. Dugaan itu diperkuat dengan ditemukannya luka lebam di bagian tangan, kepala, kaki, hingga dada korban. ”Ada juga bekas cakaran di bagian muka bawah,” paparnya.
Menurut Dimas, korban dan pacarnya adu mulut di dalam room club. Dugaan tersebut diperkuat dengan video yang direkam RN. Saat korban terlihat terkapar di basemen, RN juga sempat ditanya petugas keamanan. ”Pura-pura tidak tahu,” katanya.
RN membawa Dini ke apartemennya. Sampai di apartemen, kondisi Dini makin kritis. RN dibantu pengelola apartemen membawa Dini ke salah satu rumah sakit swasta di wilayah barat. (edi/ata/c14/aph)

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
