
KAMPUS BELA NEGARA: Potret UPN Veteran Jawa Timur.
JawaPos.com - Peluang tenaga pengajar yang ingin berkarier di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur terbuka lebar. Sebab, kampus di Jalan Raya Rungkut Madya itu menyediakan jatah formasi CPNS dosen terbanyak ketimbang perguruan tinggi lainnya.
Yakni, 331 untuk CPNS dosen dan 19 untuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Rektor UPN Veteran Jawa Timur Prof Akhmad Fauzi mengatakan, rekrutmen CPNS dosen dan PPPK di UPN Veteran Jatim mengikuti pemerintah pusat.
Namun, tahun ini pihaknya mendapatkan formasi CPNS yang sangat besar dibandingkan kampus lain. ”Jadi, ini kesempatan besar bagi masyarakat untuk menjadi CPNS dosen dan PPPK di UPN Veteran Jawa Timur,” katanya kepada Jawa Pos kemarin (1/10).
Menurut Fauzi, kebutuhan CPNS dosen maupun PPPK di UPN Veteran Jawa Timur memang sangat besar. Sebab, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melihat perencanaan yang disusun UPN Veteran Jawa Timur ke depan sangat bagus.
”Rasio dosen dan mahasiswa kami sudah dilihat oleh Kemendikbudristek. Saat ini mahasiswa kami sudah mencapai 22 ribu. Sementara, jumlah dosen masih 570 orang,” imbuhnya.
Idealnya, rasio dosen dan mahasiswa adalah 1:30. Saat ini rasio dosen dan mahasiswa di UPN Veteran Jawa Timur masih 1:38. Jadi, apabila ditambah 331 dosen CPNS dengan target 25 ribu mahasiswa ke depan, rasionya bisa 1:28.
”Jadi, ke depan rasio dosen dan mahasiswa bisa ideal,” kata Fauzi. Kebutuhan dosen paling banyak adalah di fakultas kedokteran (FK).
Yakni, 84 CPNS untuk semua jurusan praklinis dan klinis. Sebagai fakultas baru, UPN Veteran Jawa Timur ingin terus mengembangkan FK hingga mampu berperan dalam pengembangan riset.
”Harapannya, adanya dosen lebih banyak dapat mempercepat pengembangan FK,” jelasnya.
Selain FK, formasi CPNS yang dibuka paling banyak berada di fakultas ilmu sosial dan ilmu politik (FISIP) dan fakultas ekonomi (FE). Ada pula prodi-prodi baru yang dibuka UPN Veteran Jatim tahun ini dan tahun lalu. Misalnya, prodi pariwisata.
”Ada cukup banyak dosen yang mau purnatugas. Jadi, kebutuhan dosen baru juga cukup banyak,” terang Fauzi. (ayu/c6/aph)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
