Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Juli 2023 | 06.38 WIB

Program Work in Tech Persiapkan Kaum Muda di Jawa Barat dan Jawa Timur

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya M. Fikser tertarik untuk menjalin kolaborasi dengan Plan Indonesia. - Image

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya M. Fikser tertarik untuk menjalin kolaborasi dengan Plan Indonesia.

JawaPos.com–Ada harapan baru dalam industri IT. Lebih dari 14.854 kaum muda telah mendaftar dalam pelatihan Work in Tech di Jawa Barat dan Jawa Timur. Menyusul kursus dua tahun yang diprakarsai INCO Academy, peserta dari keluarga marginal siap bergabung dengan tenaga kerja digital dan menjawab tuntutan pasar.

Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) mengimplementasikan program Work in Tech di Jawa Barat dan Jawa Timur sejak Desember 2021. Program itu bertujuan untuk memberdayakan 10.000 individu muda (usia 18-29 tahun) di wilayah tersebut melalui peningkatan keterampilan dukungan IT melalui pelatihan teknis, mentoring, dan akses magang.

Sekitar 7.800 peserta telah berhasil menyelesaikan pelatihan hingga Juni. Sebanyak 3.936 individu telah mengalami peluang transformasional seperti magang, pekerjaan, kewirausahaan, atau pendidikan lanjutan. Direktur Eksekutif Plan Indonesia Dini Widiastuti menyatakan, program Work in Tech memberikan kesempatan untuk menjembatani kesenjangan antara keterampilan dan lapangan kerja bagi individu muda di industri teknologi.

”Kami sangat bangga melihat pertumbuhan dan perkembangan para peserta, termasuk para kaum perempuan muda dan disabilitas yang telah membuktikan kemampuan mereka melalui Work in Tech. Kami yakin bahwa berinvestasi pada kaum muda dan potensi mereka adalah hal yang penting untuk mendorong inovasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Dini dalam acara penutupan Work in Tech, Selasa (18/7).

INCO APAC Lead Fiona Madigan mengungkapkan, pihaknya ingin memberikan beasiswa kepada 10.000 individu. Namun, respons di lapangan melebihi harapan dengan lebih dari 14.000 pendaftar hingga akhir program Work in Tech.

”Hal ini menunjukkan potensi besar dan permintaan pelatihan IT di Indonesia. Melalui program ini, kami juga memberikan dampak yang signifikan pada kehidupan para individu kaum muda ini, berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan berdaya,” ungkap Fiona.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Barat Rachmat Taufik Garsadi menyatakan, Plan Indonesia menekankan kesesuaian program dengan visi mereka dalam membina bakat dan memberdayakan kaum muda di era digital. Program Work in Tech adalah bukti dari upaya kolaboratif antara pemerintah, LSM, dan organisasi swasta dalam mendorong perubahan positif dan menciptakan peluang bagi individu muda.

”Kegiatan seperti ini harus berkelanjutan dan memberikan dampak langsung pada kaum muda Indonesia,” tutur Rachmat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya Muhammad Fikser mengatakan, tertarik untuk menjalin kolaborasi dengan Plan Indonesia. Ada salah satu aplikasi yang bakal diluncurkan Pemkot Surabaya sesuai keinginan dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Yakni, aplikasi tentang parenting.

”Tadi, saya lihat Plan Indonesia sudah melakukan pengembangan aplikasi parenting itu. Dan, mereka sudah matang sekali. Saya pikir, ke depan, Pemkot Surabaya bisa berkolaborasi dengan Plan Indonesia,” jelas Fikser.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore