
TUNGGU KEPASTIAN: Didik, petugas kebersihan DAMRI, membersihkan beberapa bus listrik hibah dari Kementerian Perhubungan. Bus listrik hingga kini masih berhenti beroperasi.
JawaPos.com–Hingga kini, operasional bus listrik di Surabaya belum ada kejelasan. Layanan Bus Listrik Trans Semanggi di Surabaya berhenti beroperasi sementara sejak 1 Januari.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Aning Rahmawati memberikan catatan khusus untuk Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Politikus PKS itu mengatakan, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang dibuat Kepala Daerah Terpilih (KDT) memasukkan sektor transportasi ke dalam daftar prioritas pembangunan.
”Karena itu, sejatinya kejelasan rute dan bagaimana operasional bus listrik untuk Surabaya harus ada. Pemkot Surabaya perlu memberikan ketegasan dan perhatian untuk transportasi Surabaya, sebab sudah masuk RPJMD,” terang Aning kepada JawaPos.com.
Operasional bus listrik Trans Semanggi ditarik karena Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) tengah melakukan evaluasi operasional serta perpanjangan kontrak dengan pihak operator.
Surabaya menerima bus listrik eks G-20 di Bali tahun lalu. Pada 20 Desember 2022, bus listrik di Surabaya beroperasi. Bus listrik itu melayani rute Terminal Purabaya hingga Middle East Ring Road (MERR) Kenjeran Park. Sebelumnya, rute tersebut dilayani Suroboyo Bus.
Aning menyatakan, jangan sampai masyarakat merasa tidak diprioritaskan dalam urusan transportasi publik. Ketersediaan armada yang mencukupi, lanjut anggota Badan Anggaran DPRD Surabaya itu, mampu mendongkrak pelayanan transportasi publik yang maksimal.
Terpisah, Kepala Dishub Surabaya Tundjung Iswandaru menuturkan, Pemkot Surabaya terus mendorong agar layanan bus listrik dapat segera beroperasi kembali di Kota Pahlawan. Sebab, penyedia layanan itu adalah Kemenhub RI yang bekerja sama dengan DAMRI.
”Jadi kontrak antara Kemenhub dengan DAMRI, tidak ada kaitannya dengan pemkot, dalam hal ini Dishub Surabaya. Kita hanya menyiapkan jalurnya, rute dan fasilitas pendukung berupa halte dan bus stop,” papar Tundjung.
Tundjung mengungkapkan, kontrak penyediaan layanan bus listrik antara Kemenhub dan DAMRI pada 2022, berlangsung selama satu tahun. Sedangkan di Kota Surabaya, bus listrik tersebut baru beroperasi mulai 20 Desember 2022.
”Mengingat tahun 2022 baru di-launching 20 Desember, otomatis selesai kontrak 31 Desember, berarti hanya 10 hari (beroperasi). Jadi jangan salah sangka bahwa pemkot diberi bus listrik, bukan. Bus listrik tersebut milik DAMRI yang dibayar Kemenhub untuk biaya layanan,” jelas Tundjung Iswandaru.
Karena itu, Tundjung menyebutkan, jia kontrak penyediaan layanan bus listrik berakhir, secara aturan barang/jasa harus diperbarui atau diperpanjang. Oleh sebabnya, saat ini Kemenhub RI tengah memperbarui kontrak dengan DAMRI sekaligus melakukan evaluasi operasional layanan.
”Kemenhub RI tanggal 3 Januari 2023 bersurat kepada Pemkot Surabaya, untuk memohon waktu, bahwa layanan bus listrik masih dilakukan evaluasi operasional dan kontrak,” ungkap Tundjung.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
