Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 31 Januari 2023 | 01.48 WIB

Pemindahan Warga Kampung 1001 Malam Tahap Ketiga Segera Berjalan

DITATA BERTAHAP: Anak Kampung 1001 Malam bermain di dekat reruntuhan pembongkaran rumah kemarin (29/1). Hingga saat ini, masih ada sejumlah rumah di Kampung 1001 Malam yang belum dibongkar. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos) - Image

DITATA BERTAHAP: Anak Kampung 1001 Malam bermain di dekat reruntuhan pembongkaran rumah kemarin (29/1). Hingga saat ini, masih ada sejumlah rumah di Kampung 1001 Malam yang belum dibongkar. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)

JawaPos.com – Penataan permukiman Kampung 1001 Malam, Krembangan, tahap ketiga segera berjalan. Seluruh masyarakat yang terdampak bakal direlokasi ke Flat Benowo, Pakal. Minggu (29/1), menjelang penggusuran, para warga sibuk membereskan perabot rumah tangga.

Purwanti, koordinator Kampung 1001 Malam, mengatakan, saat ini 108 kepala keluarga masih berada di kampung tersebut. Dari jumlah itu, sekitar 70 KK ber-KTP Surabaya. Meski merasa berat, sebagian besar warga telah siap untuk pindah.

’’Saat ini warga masih menguatkan mental untuk meninggalkan Kampung 1001 Malam. Wajar, kami sudah tinggal di sini selama puluhan tahun. Jadi sangat berat,’’ kata Purwanti, Minggu.

Dia berharap seluruh warga dapat direlokasi ke tempat yang sama. Yaitu, Flat Benowo, Pakal. Selain untuk menyambung silaturahmi, warga ingin tetap bersama agar program pemulihan ekonomi keluarga di Kampung 1001 Malam bisa berjalan.

Purwanti menegaskan, warga Kampung 1001 Malam yang berada di sisi tol Surabaya–Gempol berbeda dengan eks warga Kampung 1001 Malam di bawah jembatan tol. Di sana, seluruh warga bekerja sebagai pengamen, pengemis, dan pemulung.

Berbeda dengan warga yang berada di sisi pinggir jalan tol. Walaupun masih ada yang mengamen, mayoritas warga telah mempunyai pekerjaan meski tidak tetap.

’’Banyak warga di sini yang sudah tidak lagi mengamen atau mengemis. Meski masih serabutan atau belum tetap, mereka mempunyai pekerjaan yang lebih layak. Misalnya, buruh pabrik, sopir ekspedisi, dan kuli angkut di pasar atau kuli bangunan,’’ ujarnya.

Untuk membantu perekonomian keluarga, ibu-ibu bergerak di bidang UMKM. Beragam produk diciptakan. Mulai keripik bayam, rengginang, keripik pare, kue brownies, budi daya tanaman hidroponik, serta kerajinan tangan. Produk dijual secara langsung maupun melalui online.

Hasil pendataan sementara, sebagian besar warga telah setuju dipindahkan ke Flat Benowo. Sebab, aksesnya lebih dekat dengan lokasi Kampung 1001 Malam. Hasil koordinasi dengan dinas perumahan rakyat dan kawasan permukiman dan pertanahan (DPRKPP), petugas tengah memasang PDAM.

’’Dan diprediksi akhir Januari sudah selesai. Kami menargetkan Februari relokasi tahap ketiga bisa berjalan,’’ terang Camat Krembangan Harun Ismail. 

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore