
Photo
JawaPos.com- Proyek Graha Delta Husada (GDH) Barat RSUD Sidoarjo yang dikerjakan sejak Juli nyaris rampung. Direktur RSUD Sidoarjo dr Atok Irawan mengatakan, gedung lima lantai tersebut akan digunakan untuk ruang ICU, HCU, serta rawat inap VIP (very important person) dan VVIP (very-very important person).
Ketika meninjau langsung kemarin, Atok menyatakan sudah banyak ruangan yang jadi dan tinggal proses finishing. ”Sekarang sekitar 80 persen lah progresnya. Bahan untuk lantai juga, vinil ini, sedang proses pemasangan,’’ ungkapnya. Instalasi listrik untuk AC sentral, gas medis, dan penunjang peralatan medis lainnya sudah terpasang.
Atok mengatakan, lantai dasar gedung tersebut akan digunakan untuk ruang ICU dan HCU. ”Juga akan ada lobi resepsionis, kemudian ruang tunggu pasien juga di sini,’’ ujarnya sambil menunjuk lokasi yang dimaksud.
Dokter spesialis paru itu mengatakan bahwa nanti lantai 1 dan 2 gedung tersebut memiliki sekitar 40 bed ICU dan HCU. ”Untuk lift, kami sediakan untuk pasien dan keluarga, tapi masih menunggu penganggaran tahun depan,’’ tuturnya.
Naik di lantai 3, terdapat 17 ruangan yang sudah dibangun untuk rawat inap. ”Ini masih gini. Nanti tinggal penyelesaian,” katanya.
Menurut dia, ruang rawat inap tersebut nanti ditujukan untuk pasien VIP dan VVIP dengan ruangan yang luas dan dilengkapi balkon. ”Karena gedung GDH kami yang depan IPKT (instalasi pelayanan kanker terpadu, Red) itu sudah penuh, padahal itu VVIP dan permintaan untuk rawat inap juga tinggi,’’ tuturnya.
Atok mengatakan, ruang rawat inap akan diletakkan di lantai 3 hingga 5 dengan setiap lantainya memiliki 17 ruangan. ”Total ada 51 ruangan rawat inap nanti, ditambah 40 ruangan ICU HCU tadi,’’ katanya. Proyek yang dikerjakan sejak Juli itu menghabiskan dana Rp 50 miliar.
Proyek pembangunan GDH Barat tersebut ditargetkan selesai pada akhir tahun ini. Dengan begitu, pada akhir Januari atau pertengahan Februari, GDH Barat bisa diresmikan. ’’Ya, hampir sama seperti instalasi pelayanan kanker terpadu (IPKT), selesainya akhir tahun lalu, awal tahun diresmikan, pertengahan mulai diisi,’’ ungkapnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
