
Photo
JawaPos.com – Pemerintah resmi memberlakukan migrasi tayangan TV analog ke digital atau analogue switch off (ASO) sejak, Rabu (2/11). Migrasi tersebut juga mulai berlangsung di wilayah Jawa Timur.
Berdasar data Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jatim, diperkirakan belum semua televisi telah mematikan siaran analognya. Ada sejumlah faktor yang jadi penyebab.
Ketua KPID Jatim Immanuel Yosua Tjiptosoewarno menyatakan, setelah kick off migrasi TV analog ke digital dimulai, baru satu stasiun televisi yang telah mengonfirmasi mematikan siaran analognya. ’’Sementara itu, stasiun TV yang lainnya hingga kini belum memberikan konfirmasi. Namun, data ini masih akan terus bergerak,’’ katanya.
Saat ini, kata Yosua, dari segi infrastruktur, Jatim sebenarnya sudah siap menerapkan migrasi TV analog menuju digital. Namun, hingga menjelang pemberlakuan kebijakan tersebut, ada sejumlah kendala yang dihadapi stasiun televisi.
Di antaranya, banyak pemilik penyiaran televisi masih kebingungan mengenai aturan yang ada. Terutama soal apakah analog switch off (ASO) mulai berjalan total. Faktor lain adalah masih adanya kepentingan dari stasiun televisi bersangkutan.
Saat ini di Jatim tercatat ada 27 televisi lokal dan 15 televisi berjejaring nasional yang beroperasi di 10 wilayah siar. Sejauh ini, yang paling siap menerapkan migrasi adalah wilayah ring 1 Jatim. Yakni, kawasan Gerbangkertosusila (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan) dan sekitar.
Di sisi lain, masalah berikutnya yang masih terjadi pasca-kick off migrasi TV digital ke analog di Jatim adalah soal distribusi set top box (STB) bagi televisi lawas agar bisa migrasi ke digital. ’’Sejauh ini, distribusinya belum merata untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),’’ paparnya.
Padahal, pemberian fasilitas bagi warga miskin itu menjadi salah satu komitmen pemerintah dalam pelaksanaan layanan TV digital.
Berdasar data KPID Jatim, saat ini sudah 11.565 STB yang diberikan pemerintah di wilayah Jatim, terutama ring 1. Juga, ada 15.460 STB yang diberikan swasta ke MBR. ’’Saat ini distribusi stok STB di daerah juga banyak yang kurang,’’ katanya.
Sebab, banyak distributor/toko masih khawatir STB tidak laku sehingga tidak berani menyediakannya dalam jumlah besar.
SEBARAN STASIUN TV DI JATIM
Jumlah stasiun TV | 42 stasiun
Televisi lokal | 27 stasiun
Televisi nasional | 15 stasiun
Wilayah siar | 10 wilayah

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
