Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 September 2022 | 03.12 WIB

Rencana Konser Denny Caknan di Gresik Malam Ini Mendadak Batal

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Konser Denny Caknan bertajuk Special Closing Party Fesma rencana tergelar Selasa (13/9) malam ini, di GKB Convex, Jalan Kalimantan, Gresik. Namun, event yang diinisiasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UMG itu batal. Penyebabnya, izin dari pihak kepolisian tidak keluar. Sebab, kabarnya, surat permohonan baru masuk H-1 atau Senin (12/9).

Pembatalan konser itu mendadak. Padahal, sebetulnya lokasi GKB Convex sudah ramai pedagang kaki lima (PKL). Material panggung pun sudah didirikan.

Ketika dikonfirmasi, Humas UMG Abdurrahman Faris menyampaikan, rencana kegiatan yang digelar BEM UMG itu sudah sepengetahuan rektorat. Namun, pembatalan terpaksa dilakukan karena izin keramaian dari kepolisian tidak keluar.

Padahal, tiket untuk penonton sudah dijual jauh-jauh hari-hari sebelumnya. Baik via online maupun offline. Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos, untuk tiket dengan harga Rp 70 ribu sudah 100 persen terjual alias sold out. Maklum, pesona Deny Caknan memang masih moncer. Adapun tiket Rp 100 ribu, masih belum diketahui.

Soal pembatalan konser tersebut, kata Faris, pihak panitia dan BEM akan mengembalikan uang tiket. Termasuk segala kerugian yang dialami UMKM di ajang bazar yang menjadi bagian dalam konser itu. Sebelumnya, mereka sudah booking stand di lokasi. “Ini masih dikalkulasi, dikembalikan semua atau bagaimana, saya belum dapat update dari pihak BEM," ujarnya.

Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Gresik AKP Nurdianto Eko Wartono menyampaikan, pihaknya tidak mengeluarkan izin keramaian lantaran H-1  panitia baru mengurus izinnya. "Kami tidak bisa mengeluarkan saat itu, karena terlalu mendadak. Karena itu kami merekomendasikan konsernya ditunda," ungkapnya.

Untuk acara konser yang berpotensi dihadiri banyak orang seperti konser artis Denny Caknan itu, seharusnya pengajuan izin keramaian minimal diurus dua minggu sebelum acara. "Kalau idealnya, ya dua bulan sebelum acara. Sebab, kami harus koordinasi dulu, menyiapkan pengamanan dan menjaga Kamtibmas. Selain itu, harus sepengetahuan Polda juga. Jadi, kami dari Polres tidak bermaksud menghambat acara itu," tegas Nurdianto.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore