Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 30 Mei 2022 | 12.51 WIB

DLH Sebut Surabaya Vaganza 2022 Hasilkan Sampah 30 Ton

Petugas Dinas Lingkungan Hidup membersihkan sampah usai pergelaran Surabaya Vaganza di Jalan Tunjungan, Kota Surabaya, Sabtu (28/5). Diskominfo Surabaya/Antara - Image

Petugas Dinas Lingkungan Hidup membersihkan sampah usai pergelaran Surabaya Vaganza di Jalan Tunjungan, Kota Surabaya, Sabtu (28/5). Diskominfo Surabaya/Antara

JawaPos.com–Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya mencatat pergelaran Surabaya Vaganza 2022 berupa parade budaya dan pawai bunga, Sabtu (28/5) sore hingga malam menghasilkan sampah sekitar 30 ton. Acara tersebut dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-729.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, pihaknya langsung bergerak cepat dalam proses pembersihan sampah setelah pergelaran Surabaya Vaganza di sepanjang Jalan Tunjungan-Siola hingga Alun-Alun Kota Surabaya.

”Petugas yang kami terjunkan sebanyak 300 personel kebersihan, ditambah dengan 18 tim patroli kebersihan yang terdiri atas 10 personel. Total sebanyak 480 personel kami terjunkan untuk proses pembersihan sampah di area pergelaran Surabaya Vaganza,” kata Hebi seperti dilansir dari Antara di Surabaya.

Menurut dia, DLH telah menyediakan tempat sampah di sepanjang rute Surabaya Vaganza di Jalan Tunjungan - Siola, hingga Alun-Alun Kota Surabaya. Namun, karena banyaknya warga yang membanjiri rute tersebut, menimbulkan banyak sampah yang tidak hanya berasal dari selesainya pergelaran Surabaya Vaganza.

Pada proses pembersihan sampah, kata dia, DLH Kota Surabaya menerjunkan 12 dump truck dan satu mobil kompresor. Satu dump truck mampu menampung 2,5 ton sampah, sedangkan untuk satu mobil kompresor mampu menampung tujuh ton sampah. DLH Surabaya mengangkut hampir 30 ton sampah usai acara tersebut.

”Hal ini berbeda dengan dua tahun lalu. Yakni 15 dump truck yang menampung sampah yang lebih banyak berasal dari bekas hiasan bunga mobil hias,” terang Hebi.

Meski demikian, kata dia, sampah-sampah tersebut tidak hanya berasal dari sepanjang Jalan Tunjungan-Siola hingga Alun-Alun Kota Surabaya. Melainkan juga berasal dari Jalan Praban, Jalan Kenari, Jalan Genteng Kali, Jalan Pemuda, Jalan Yos Sudarso, Jalan Embong Malang, dan di sekitar Taman Apsari Kota Surabaya.

”Acara berakhir mulai pukul 21.00 WIB dan pukul 23.00 sudah hampir selesai membersihkan sampah, untuk dibawa ke TPA (tempat penampungan akhir) sampah di Benowo Surabaya,” terang Hebi.

Hebi mengaku, pihaknya mempercepat proses pembersihan sampah setelah pergelaran Surabaya Vaganza karena pada Minggu pagi di Jalan Tunjungan dan Jalan Darmo digunakan warga Surabaya dalam kegiatan car free day (CFD).

”Setelah dibersihkan sampahnya, kami langsung melakukan penyemprotan dengan dua mobil semprot, karena sampah tersebut menghasilkan banyak minyak. Kami terus berkeliling karena pada pagi harinya akan digunakan sebagai area CFD,” tutur Hebi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore