
Seorang pelaku usaha jahit di Surabaya. Alfian Rizal/JawaPos
JawaPos.com–Sebanyak 50 persen perekonomian di Kota Surabaya ditunjang perempuan. Perempuan-perempuan itu tersebar dalam berbagai sektor usaha.
”Peran perempuan di ekonomi kerakyatan ini tinggi. Sekitar 50 persen perempuan,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Gedung Negara Grahadi, Kamis (21/4).
Eri menyebut, peran perempuan sangat besar bila bersinergi dengan Pemerintah Kota Surabaya. Sebab perempuan tak lagi menjadi sekadar ibu rumah tangga.
”Support perempuan sangat kuat. Karena bersinergi dan bisa mendukung serta memenuhi kebutuhan keluarga. Jadi nggak ada pengangguran lagi,” ujar Eri.
Hal serupa diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti. Dia memberikan apresiasi terhadap peran para perempuan di berbagai bidang. Mulai dari akademisi, profesional, pengusaha, maupun politikus yang berkontribusi dalam upaya pembangunan Kota Pahlawan.
Potret dan sepak terjang para perempuan di Kota Surabaya itu juga menuai pujian dari pimpinan DPRD tersebut, Dia turut bangga dengan kiprah dan wujud perjuangan para perempuan yang bergerak di banyak sektor.
”Peran dan kontribusi perempuan di Surabaya, di berbagai profesi itu semakin banyak. Misalnya di politik ada 16 politikus perempuan, itu lebih dari 30 persen, kemudian di birokrat, banyak juga kepala OPD, dan di instansi-instansi maupun profesi-profesi lain,” terang Reni.
Dia juga menyebutkan, pembangunan Kota Surabaya tidak bisa lepas dari peran perempuan. Reni menyampaikan ucapan terima kasih atas segala kontribusi yang diberikan demi membangun Kota Pahlawan.
”Dalam pembangunan Kota Surabaya juga tidak lepas dari peran perempuan di berbagai lapisan maupun kelompok-kelompok masyarakat, mulai dari pelaku UMKM, kader kesehatan, bunda PAUD, mereka juga punya peran besar,” tutur Reni.
Alumnus ITS itu mengimbau para perempuan di Kota Pahlawan untuk kian partisipatif. Terlebih dalam kegiatan pembangunan kota ketika musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) mulai tingkat kelurahan, kecamatan, hingga level kota.
”Faktanya di sisi pelaksanaan program, perempuan punya andil besar. Sehingga, perempuan juga punya peran di sisi perencanaan pembangunan sampai kemudian terlibat aktif dalam pembangunan kota ini,” ucap Reni.
Reni mengatakan, perempuan memiliki kesempatan yang terbuka luas untuk terlibat lebih dalam memberikan kontribusinya terhadap Kota Surabaya. ”Saya melihat perempuan di samping memiliki peran kontribusi, juga memiliki perhatian yang besar terhadap keluarga, peran asasi sebagai ibu dan istri tidak boleh ditinggalkan,” tutur Reni.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022