Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 April 2022 | 03.24 WIB

Perempuan Topang 50 Persen Perekonomian di Kota Surabaya

Seorang pelaku usaha jahit di Surabaya. Alfian Rizal/JawaPos - Image

Seorang pelaku usaha jahit di Surabaya. Alfian Rizal/JawaPos

JawaPos.com–Sebanyak 50 persen perekonomian di Kota Surabaya ditunjang perempuan. Perempuan-perempuan itu tersebar dalam berbagai sektor usaha.

”Peran perempuan di ekonomi kerakyatan ini tinggi. Sekitar 50 persen perempuan,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Gedung Negara Grahadi, Kamis (21/4).

Eri menyebut, peran perempuan sangat besar bila bersinergi dengan Pemerintah Kota Surabaya. Sebab perempuan tak lagi menjadi sekadar ibu rumah tangga.

”Support perempuan sangat kuat. Karena bersinergi dan bisa mendukung serta memenuhi kebutuhan keluarga. Jadi nggak ada pengangguran lagi,” ujar Eri.

Hal serupa diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti. Dia memberikan apresiasi terhadap peran para perempuan di berbagai bidang. Mulai dari akademisi, profesional, pengusaha, maupun politikus yang berkontribusi dalam upaya pembangunan Kota Pahlawan.

Potret dan sepak terjang para perempuan di Kota Surabaya itu juga menuai pujian dari pimpinan DPRD tersebut, Dia turut bangga dengan kiprah dan wujud perjuangan para perempuan yang bergerak di banyak sektor.

”Peran dan kontribusi perempuan di Surabaya, di berbagai profesi itu semakin banyak. Misalnya di politik ada 16 politikus perempuan, itu lebih dari 30 persen, kemudian di birokrat, banyak juga kepala OPD, dan di instansi-instansi maupun profesi-profesi lain,” terang Reni.

Dia juga menyebutkan, pembangunan Kota Surabaya tidak bisa lepas dari peran perempuan. Reni menyampaikan ucapan terima kasih atas segala kontribusi yang diberikan demi membangun Kota Pahlawan.

”Dalam pembangunan Kota Surabaya juga tidak lepas dari peran perempuan di berbagai lapisan maupun kelompok-kelompok masyarakat, mulai dari pelaku UMKM, kader kesehatan, bunda PAUD, mereka juga punya peran besar,” tutur Reni.

Alumnus ITS itu mengimbau para perempuan di Kota Pahlawan untuk kian partisipatif. Terlebih dalam kegiatan pembangunan kota ketika musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) mulai tingkat kelurahan, kecamatan, hingga level kota.

”Faktanya di sisi pelaksanaan program, perempuan punya andil besar. Sehingga, perempuan juga punya peran di sisi perencanaan pembangunan sampai kemudian terlibat aktif dalam pembangunan kota ini,” ucap Reni.

Reni mengatakan, perempuan memiliki kesempatan yang terbuka luas untuk terlibat lebih dalam memberikan kontribusinya terhadap Kota Surabaya. ”Saya melihat perempuan di samping memiliki peran kontribusi, juga memiliki perhatian yang besar terhadap keluarga, peran asasi sebagai ibu dan istri tidak boleh ditinggalkan,” tutur Reni.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore