
BERTALENTA: Abidah (kiri) dan Sherin (kanan) bersama Arumi Bachsin dalam penampilan kreasi kostum di Walk fot Autism 2022, Minggu (27/3). (Riana Setiawan/Jawa Pos)
JawaPos.com – Garuda-garuda cantik dibawakan anak-anak dari berbagai kawasan di Surabaya. Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin mengajak mereka untuk bergaya di panggung atrium Lave Mall. Tak hanya menampilkan kostum-kostum megah, anak-anak dengan autisme tersebut juga unjuk berbagai kebolehan. Ada yang menari, ada juga yang bermain musik.
”Di sini, kita bisa lihat bahwa ABK (anak berkebutuhan khusus) jika punya support system juga bisa berkarya seperti yang lain,” ucap istri Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak itu.
Penampilan anak-anak dengan autisme tersebut merupakan rangkaian Walk for Autism (WFA) 2022. Kegiatan itu diselenggarakan Organisasi Junior Chamber International (JCI) East Java bersama dengan Universitas Surabaya dan Dharma Wanita Persatuan Surabaya serta didukung Pemkot Surabaya dan Pemprov Jatim.
Rangkaian kegiatan WFA dimulai Januari lalu. ”Penampilan kali ini sebagai selebrasi untuk kegiatan ini,” kata Richard Subroto, project director dari WFA 2022.
Peningkatan kasus anak dengan autisme dan disabilitas perlu diikuti dengan kesadaran dari masyarakat umum. Richard mengatakan, kesadaran tersebut harus terus ditingkatkan. Melalui unjuk gigi seperti penampilan keterampilan dan karya, WFA 2022 ingin membuktikan bahwa ABK tetap bisa berkontribusi di masyarakat.
”Bukan hanya masyarakat secara umum ya, utamanya orang tua dengan ABK juga perlu dibangun awareness-nya,” sambung Richard.
Sangat penting bagi orang tua mendeteksi dini dan mengetahui jenis intervensi apa yang bisa dilakukan. Intervensi memang harus dilakukan seiring dengan perkembangan anak seperti apa. ”Kami juga ingin memberikan wadah bagi teman-teman istimewa ini untuk menampilkan talenta-talenta mereka,” tutur Richard.
Sebelumnya, ABK diajak mengikuti lomba shibori hingga membuat film sendiri. Konsep yang berbeda juga diterapkan di WFA 2022 dengan mengajak ABK bermain di wahana bermain profesi. ”Kami menggandeng Kidzania supaya anak-anak juga mengikuti permainan seperti anak pada umumnya. Tidak perlu dikasihani,” tandas Richard.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
