
Suasana malam hari di Jalan Raya Tunjungan. Dipta Wahyu/JawaPos
JawaPos.com - Pimpinan DPRD Kota Surabaya mengatakan Kota Pahlawan, Jawa Timur, yang saat ini mendapat status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1 menjadi bukti penanganan Covid-19 konsisten.
"Ini sesuatu yang patut disyukuri, apalagi ini menjelang bulan Ramadhan, sehingga masyarakat juga bisa lebih leluasa dalam berkegiatan dan melakukan banyak hal," kata Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti di Surabaya, Selasa (22/3).
Diketahui Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali mengumumkan perpanjangan PPKM di Jawa-Bali selama dua pekan ke depan mulai 22 Maret hingga 4 April mendatang.
Hal ini tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 18 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2 dan Level 1 Coronavirus Disease 2019 di wilayah Jawa dan Bali yang diterbitkan pada 21 Maret 2022. Melalui Inmendagri Nomor 18 Tahun 2022 ini Surabaya berhasil masuk kembali dalam kategori PPKM Level 1.
Menurut Reni, pencapaian PPKM Level 1 di Kota Pahlawan tersebut merupakan hal yang positif. "Hal ini menunjukkan penanganan Covid-19 di Kota Surabaya konsisten untuk terus dilakukan dalam upaya 3T (Tracing, Testing, Treatment) dan 1 V (vaksinasi)," katanya.
Lebih lanjut, dia menyebutkan aktivitas sosial di Surabaya juga sudah tampak kembali normal. Artinya, lanjut Reni, masyarakat beraktivitas keluar seperti sedia kala hingga terlaksana pembelajaran tatap muka (PTM) 50 persen di sekolah.
"Ketika aktivitas masyarakat di luar semakin banyak kemudian lonjakan kasus semakin menurun ke level 1, itu menunjukkan bahwa Surabaya ini kondisinya semakin aman dari Covid-19," katanya. (*)

Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
