Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 September 2021 | 20.48 WIB

100 Persen Daerah di Jatim Sudah Pertemuan Tatap Muka

Sejumlah siswa Sekolah Dasar Negeri disekitar Kelurahan Tegalsari Surabaya mengikuti kegiatan daring sekolahnya di Posko Bank Sampah Berkah Surabaya meskipun Pemerintah Kota Surabaya memberikan izin untuk kegiatan pembelajaran tatap muka, kemarin, Senin ( - Image

Sejumlah siswa Sekolah Dasar Negeri disekitar Kelurahan Tegalsari Surabaya mengikuti kegiatan daring sekolahnya di Posko Bank Sampah Berkah Surabaya meskipun Pemerintah Kota Surabaya memberikan izin untuk kegiatan pembelajaran tatap muka, kemarin, Senin (

JawaPos.com - Seiring makin meredanya situasi pandemi Covid-19 di Jawa Timur (Jatim), pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas bertahap (PTMTB) sudah berlangsung di semua SMA/SMK/SLB di provinsi ini. Meski demikian, Dinas Pendidikan (Dispendik) Jatim meminta sekolah tetap memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) setelah siswa mengikuti tatap muka di sekolah. Agar siswa termonitor selama pandemi.

Kepala Dispendik Jatim Wahid Wahyudi mengatakan, saat ini sudah ada 4.136 lembaga SMA/SMK/SLB yang telah melangsungkan PTMTB. ”Sudah 100 persen yang menjalankan PTM terbatas dengan konsep hybrid learning,” ucapnya kemarin.

Konsep campuran antara tatap muka dan jarak jauh tetap dipertahankan di Jatim. Sebagai adaptasi pembelajaran selama pandemi berlangsung. Dispendik telah memberikan instruksi kepada sekolah mengenai pembelajaran tersebut.

Misalnya, untuk siswa yang ada jadwal tatap muka, setelah pulang sekolah, mereka akan langsung mendapatkan materi secara daring. Metode itu dibuat untuk memastikan siswa tak keluyuran setelah PTMTB. ”Dan semuanya sudah berlangsung dengan baik. Sekolah telah menerapkannya,” kata Wahid.

Sementara itu, dalam pelaksanaan PTMTB, sudah banyak sekolah yang menerapkan pembelajaran terkoneksi. Sehingga siswa yang masih melangsungkan PJJ tetap bisa berkomunikasi dengan guru dan siswa yang berada di kelas. ”Hybrid learning ke depan juga akan dikembangkan,” ujarnya.

Sebab, di era teknologi ke depan, pola pembelajaran kompilasi ini akan terus berkembang dan menjadi tren. Pembelajaran saat ini menjadi permulaan. 

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore