Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 September 2021 | 03.43 WIB

Keluarga Alumni Unej Gelar Baksos Vaksinasi 5.000 Dosis Sinovac

Photo - Image

Photo

JawaPos.com – Kasus Covid-19 memang terus melandai. Namun, ikhtiar percepatan vaksinasi bukan lantas berhenti. Minggu (12/9), Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE) juga ambil bagian dalam vaksinasi massal. Sasarannya, para pelajar dan masyarakat umum. Sebanyak 5.000 dosis Sinovac disuntikkan demi tujuan herd immunity.

Vaksinasi massal tersebut digelar bersamaan dengan pelantikan para pengurus KAUJE Korda Gresik, bertempat di halaman SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) Gresik di kompleks perumahan Pondok Permata Suci, Kecamatan Manyar. Acara itu dihadiri Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Muhammad Sarmuji, yang juga ketua umum KAUJE.

Sarmuji menyatakan, kegiatan bakti sosial vaksinasi tersebut terselenggara berkat kontribusi para alumni Universitas Jember (Unej). Termasuk dukungan dari Pengurus Daerah Muhammadiyah Gresik serta Otoritas Jasa Keuangan Keuangan (OJK) kantor regional IV Jawa Timur. ‘’Beragam profesi yang digeluti para alumni, tidak menghalangi niat untuk tetap berkontribusi kepada masyarakat,’’ ujar politikus yang juga ketua DPD Partai Golkar Jatim itu.

Tentu, lanjut Sarmuji, dharma bakti tersebut menjadi semangat dan wajib terus menyala dan dipelihara. ‘’Selama masa pandemi, kami juga turut menggerakkan masyarakat mengikuti vaksinasi di mana-mana," ucap alumnus Fakultas Ekonomi Unej itu.

Dia juga mengajak para alumni untuk menyelaraskan indikator atau tolak ukur kesuksesan. Yakni, sukses memberikan kontribusi apapun kepada masyarakat, sesuai dengan berbagai macam profesi dan bidang yang digeluti para alumni. "Dengan begitu tidak ada sekat maupun rasa gengsi antar alumni. Justru semakin kompak dan inovatif untuk memberi kontribusi. Termasuk seperti di Kabupaten Gresik ini," tegasnya.

Saat meninjau pelaksanaan vaksinasi, alumnus Unej Angkatan 1992 itu pun turut memberi motivasi kepada pelajar. Mereka dilecut agar terus berjuang dan semangat dalam mewujudkan cita-cita. "Untuk dapat sukses, memang harus dibayar dengan mahal. Namun, jika tidak sukses, tentu akan ada penyesalan yang harus dibayar lebih mahal lagi," pesan Sarmuji.

Sementara itu, Ketua PD Muhammadiyah Gresik H. Taufiqullah Ahmadi mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan KAUJE Gresik. Termasuk pihak Smamio yang menyediakan berbagai sarana dan fasilitas pendukung. "Semoga bisa memenuhi harapan kita bersama, terbebas dari Covid-19. Dengan demikian, kita bisa berkegiatan kembali secara normal. Baik dalam bekerja maupun aktifitas pendidikan," ujarnya.

Ketua KAUJE Korda Gresik Muhammad Hamzah Takim berharap, ke depan pihaknya bisa menjaring lebih banyak lagi alumni yang berdomisili di Kabupaten Gresik. Sejauh ini, baru terdata 200 alumni Unej dan terlibat aktif dalam wadah KAUJE Korda Gresik. "Ternyata, cukup banyak yang berkiprah di berbagai bidang. Bahkan, ikut terlibat langsung dalam memajukan Gresik. Termasuk baksos vaksinasi ini," ungkap anggota DPRD Gresik itu.

Dari catatan Jawa Pos, di wilayah aglomerasi Surabaya Raya, capaian pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Gresik memang butuh percepatan lagi, Sebab, data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI sampai Minggu (12/9), vaksinasi dosis pertama baru menjangkau 425.265 orang atau 42,04 persen. Sedangkan vaksinasi dosis kedua lebih kecil lagi. Yakni, 198.789 orang (19,65 persen). Sesuai standar herd immunity, minimal 70 persen penduduk tervaksinasi.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore