
Relawan RSLI memberi pengarahan kepada pasien. RSLI for JawaPos
JawaPos.com–Selama Juni, 63 persen pasien Rumah Sakit Darurat Lapangan Indrapura (RSLI) merupakan warga Surabaya. Klaster keluarga dan institusi mendominasi.
Penanggung Jawab Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Laksamana Pertama TNI I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara menjelaskan, per Senin (28/6), terdapat 358 pasien yang dirawat. ”Pekerja migran Indonesia/PMI 62 orang, Klaster Madura 21 orang, dan pasien mandiri 277 orang,” ujar Nalendra.
Awal Juni, komposisi pasien didominasi dari PMI dan klaster Bangkalan. Namun, sepuluh hari terakhir jumlah pasien dari Surabaya meningkat tajam hingga 63,4 persen (201 pasien Surabaya dibandingkan total 317 pasien masuk sepuluh hari terakhir). ”Meningkatnya jumlah penderita covid-19 ini menjadi indikator makin marak dan meluasnya serangan covid-19 yang sangat dimungkinakan dengan ciri-ciri varian baru yang lebih mudah dan cepat menular,” terang Nalendra.
Dari data Relawan Pendamping Keluarga Pasien Covid-19 RSLI, klaster keluarga dan institusi kembali mendominasi pasien RSLI. Hal itu bisa jadi akibat lanjutan dari liburan panjang pasca Lebaran serta lalainya masyarakat menjalankan protokol kesehatan.
”Selama Juni, setidaknya terdapat 65 klaster keluarga (46 keluarga terdiri atas 2 orang, 9 keluarga terdiri atas 3 orang, 8 keluarga terdiri atas 4 orang, dan 2 keluarga terdiri atas 5 orang),” urai Nalendra.
Sementara itu, terdapat 14 klaster institusi/perusahaan/perumahan dengan jumlah yang terpapar bervariasi antara 2, 3, 7, 9, 16, hingga 20 orang. Untuk itu, Nalendra mengimbau semua pihak untuk lebih taat dan ketat dalam menjalankan protokol kesehatan, terutama 5M ditambah 1M lagi yaitu menghindari makan bersama.
”Kemudian meningkatkan imunitas dengan cara makan makanan bergizi, banyak protein, vitamin dari asupan buah-buahan, menjaga kebugaran tubuh, serta pikiran agar rileks dan tidak capek,” kata Nalendra.
Dia juga berpesan bila warga merasa capek, segera istirahat. ”Mulai sekarang harus sudah menjalankan perubahan perilaku hidup bersih dan sehat dengan kebiasaan baru (new normal),” ujar Nalendra.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
