Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Februari 2021 | 01.57 WIB

Setiap Malam Jalan Darmo dan Tunjungan Ditutup

MEMORI LAMA: Jalan Tunjungan akan dihidupkan lagi dengan beragam kegiatan yang digagas Pemkot Surabaya. (Dipta Wahyu/Jawa Pos) - Image

MEMORI LAMA: Jalan Tunjungan akan dihidupkan lagi dengan beragam kegiatan yang digagas Pemkot Surabaya. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)

JawaPos.com - Mulai kemarin malam Jalan Tunjungan dan Darmo kembali ditutup. Aturan itu diterapkan hingga seminggu ke depan. Tujuannya, memperketat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Sanksi tegas sudah disiapkan bagi yang nekat melanggar. Yakni, tilang di tempat.

Penutupan dua jalan protokol itu dilakukan lebih lama dari sebelumnya. Sebelumnya, penutupan hanya dilaksanakan pada Jumat malam sampai Senin pagi. Sekarang diterapkan setiap hari hingga aturan PPKM berakhir. Tepatnya pada Senin nanti (8/2). ’’Koordinasi dengan berbagai pihak sudah kami lakukan,’’ kata Kaurbinops (KBO) Satlantas Polrestabes Surabaya AKP M. Suud kemarin sore (1/2).

Suud menjelaskan bahwa mulai Senin malam Jalan Tunjungan dan Darmo ditutup pukul 22.00–05.00. Khusus Jumat malam sampai Minggu, jalan tersebut ditutup lebih awal. Yakni, pukul 20.00–08.00. Kemudian, jalan dibuka dan ditutup kembali pada pukul 20.00.

Jadi, lanjut dia, mulai traffic light Kebun Binatang Surabaya (KBS) hingga persimpangan Polisi Istimewa, jalan akan ditutup. Barier dipasang dan petugas disiagakan di sana. Begitu juga kawasan Jalan Tunjungan. Pembatas akan dipasang untuk menghindari pengendara yang nyelonong.

Sanksi tilang disiapkan oleh petugas kepolisian. Penerapan sanksi sita e-KTP juga diberlakukan. Dengan demikian, pelanggar harus membayar denda sesuai perwali yang berlaku.

Selain dua jalan tersebut, Satlantas Polrestabes Surabaya mengkaji dua kawasan lainnya untuk dilakukan penutupan. Yaitu, Jalan Adityawarman dan Mayjen Sungkono. ’’Masih kami kaji terkait dampak dan semuanya jika jalan itu ditutup,’’ terang Suud.

Banyak pertimbangan yang dilakukan petugas. Salah satunya aspek bisnis dan kegiatan ekonomi masyarakat. Yang jelas, kata dia, untuk Jalan Darmo dan Tunjungan mulai Senin malam dilakukan penutupan. Tujuannya, membatasi pergerakan masyarakat. Terlebih menjelang berakhirnya PPKM.

Baca Juga: Selama Pandemi, Banyak Istri di Surabaya yang Tinggalkan Suami

Dengan adanya aturan itu, masyarakat diharapkan bisa tertib. Menjelang PPKM berakhir, razia disiplin protokol kesehatan (prokes) juga diperketat. Apalagi aturan PPKM dinilai Jokowi kurang efektif. Jumlah yang terkonfirmasi positif masih tinggi. Begitu juga soal kematian akibat Covid-19.

Tak dimungkiri, aturan penutupan jalan menimbulkan pertanyaan di masyarakat. Salah satunya Rizky Putra. Dia mempertanyakan fungsi dan hasil penerapan physical distancing di dua jalan tersebut. Sebab, keramaian tidak hanya terjadi di dua lokasi itu. Tapi, juga di banyak jalan lainnya. ’’Apa iya nggak ada kawasan lain yang lebih ramai lagi?’’ ucapnya. 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://youtu.be/EB9oSHvfrNI

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore