Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 November 2020 | 03.10 WIB

Rektor Unair Sebut Vaksin Covid-19 Siap Uji Klinis

Rektor Universitas Airlangga Surabaya Mohammad Nasih (tengah) ketika memaparkan progres Vaksin Covid-19 yang akan diproduksi. Rafika Yahya/JawaPos.com - Image

Rektor Universitas Airlangga Surabaya Mohammad Nasih (tengah) ketika memaparkan progres Vaksin Covid-19 yang akan diproduksi. Rafika Yahya/JawaPos.com

JawaPos.com–Rektor Universitas Airlangga Mohammad Nasih memaparkan progres pembuatan vaksin Covid-19 pada Kamis (5/11). Dia berencana untuk melakukan penandatanganan kerja sama bersama PT Biotis dan Biofarma pada 9 November.

”Kami menyambut Dies Natalis ke-66 Universitas Airlangga dengan melakukan penandatanganan kerja sama pada 9 November. Acara tersebut akan dihadiri perwakilan dari Kemenristekdikti,” ungkap Mohammad Nasih.

Meski tidak menjelaskan tahap dan progres dengan jelas, Nasih menyinggung bahwa penandatanganan tersebut membuat vaksin oral dan vaksin Merah Putih selangkah lebih dekat menuju fase uji manusia sebelum diedarkan. ”Penandatanganan berkaitan dengan uji manusia. Kami berharap dengan uji manusia, vaksin bsia segera diedarkan,” terang Mohammad Nasih.

Tidak hanya dua jenis vaksin tersebut, Nasih menyebut, Unair juga akan memproduksi alat tes reagent. Dia berharap alat tersebut mampu mendeteksi penderita Covid-19 dan mempercepat strategi tracing, test, dan treatment.

”Reagent juga akan dirilis pada 9 November. Kami berharap Unair bersama seluruh pihak yang berkolaborasi mampu berkontribusi dan mempercepat pemberantasan Covid-19,” ujar Mohammad Nasih.

Ketika ditanya soal vaksin yang akan dirilis terlebih dahulu, Nasih mengatakan, belum bisa memastikan. Sebab, ada banyak pihak yang berkolaborasi dan memproduksi.

”Saya belum bisa menjawab. Tapi saya rasa vaksin oral yang paling cepat selesai. Karena daripada suntik seperti jenis vaksin lain, vaksin oral termasuk cukup cepat, ya. Tinggal dimakan,” tutur Mohammad Nasih.

Nasih juga mengakui, vaksin oral yang akan diproduksi itu berkolaborasi dengan salah satu universitas di Inggris. Hingga saat ini, perkembangannya sampai pada fase siap uji klinis. ”Vaksin oral sudah siap uji klinis. Siap cek industri. Sedang menunggu izin uji klinis BPOM,” ucap Mohammad Nasih.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=1ZMJvQ-FuH0

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore