
PAKAI APD: Petugas mengevakuasi jasad bocah tanpa identitas yang diduga korban pembunuhan dan dibuang di kubangan air Bukit Jamur, Bungah, pada Jumat (30/10). (Istimewa)
JawaPos.com – Identitas mayat bocah laki-laki diduga korban pembunuhan yang ditemukan mengapung di kubangan air Bukit Jamur, Bungah, pada Jumat lalu (30/10) masih misterius. Hingga Minggi (1/11), identitas korban belum terungkap. Karena itu, polisi belum berhasil membekuk pelaku pembunuhan bocah yang masih SMP itu.
Yang jelas, saat ditemukan, posisinya telungkup di kubangan air bekas galian kapur itu. Kedua kakinya terikat. Begitu pula tangannya, terikat ke belakang. Untuk mengevakuasi jasad ABG tersebut, petugas pun mengenakan alat pelindung diri (APD). Dalam temaram lampu sorot, tiga petugas tampak bergandeng tangan untuk bisa mengambil tubuh yang sudah kaku itu.
Polisi masih kesulitan untuk mengungkap mayat bocah tersebut. Sebab, di lokasi tidak ditemukan identitas apa pun.
’’Saat olah TKP (tempat kejadian perkara), tidak ada bukti pendukung lain,’’ kata Kasatreskrim Polres Gresik AKP Bayu Febrianto Prayoga kemarin.
Sebelumnya tersiar kabar, petugas menemukan beberapa bukti pendukung seperti sarung, baju, dan peci. ’’Tidak ada, kami berupaya menyisir lokasi dengan radius sekitar 500 meter. Belum ada petunjuk atau jejak yang berhubungan dengan kematian korban,’’ ujarnya.
Bayu mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil otopsi dari RSUD Ibnu Sina untuk mengetahui penyebab kematian, termasuk identitas korban. Sebab, hampir seluruh tubuh korban sudah rusak. Diperkirakan, jasad tersebut sudah berumur lima hari lebih sehingga cukup susah untuk dikenali.
Sementara itu, sehari sebelumya atau Kamis (29/10), di media sosial ada seseorang dengan akun Mas Arifin mengunggah telah kehilangan anak. Namanya Achmad Arinal Hakim (Aril), warga Desa Sidokumpul, Bungah. Ciri-ciri terakhir, memakai sarung, kopiah hitam, dan baju lengan pendek putih corak hitam. Dalam foto itu, usianya juga masih bocah.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos, sebelum hilang atau pada Rabu sore (28/10), Aril berpamitan ke ibunya ikut perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di masjid dekat rumah. Saat pergi, bocah 15 tahun itu juga membawa smartphone untuk memantau kalau ada tugas dari sekolah. Setelah isya, ternyata Aril tidak kunjung pulang. Tak ayal, orang tuanya pun mencari Aril ke teman-teman di desanya. Maklum, Aril terbilang anak patuh. Kalau berangkat ke masjid atau bermain, dia selalu pulang tidak lebih dari pukul 21.00.
Pihak keluarga sudah melapor ke kepolisian. Namun, hingga kemarin jejak Aril belum juga ditemukan. Apakah mungkin ada keterkaitan dengan temuan mayat di Bukit Jamur itu? Menurut Bayu, pihaknya belum menemukan katerkaitan antara temuan jasad korban dan laporan anak hilang di media sosial tersebut. ’’Masih kami selidiki. Sejauh ini belum ada keterkaitannya,’’ jelasnya.
Salah satu yang menjadi pertimbangan, lanjut Bayu, waktu kejadian yang dinilai tidak sinkron. ’’Jadi, belum ada kesimpulan. Mohon waktu untuk perkembangan. Terutama menunggu hasil otopsi untuk mengetahui identitas dan penyebab pasti kematian korban,’’ tandasnya.

Analisis Prediksi Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kans Besar Three Lions Lolos ke Semifinal!
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor 12 Pertemuan Norwegia vs Inggris: Three Lions Superior, Mampukah Erling Haaland Cs Mematahkan Dominasi?
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Daftar Pemain Cedera dan Sanksi Inggris Lawan Norwegia: Thomas Tuchel Rombak Pertahanan Redam Erling Haaland
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Norwegia vs Timnas Inggris di Piala Dunia 2026: Thomas Tuchel Putar Otak Redam Ledakan Erling Haaland
