
Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya nomor urut 2 Machfud Arifin (kiri) dan Mujiaman (kanan) saat Deklarasi Kampanye Damai di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (26/9). Moch Asim/Antara
JawaPos.com–Sosiolog politik Universitas Negeri Surabaya Agus Mahfud Fauzi menilai, penampilan seni kidungan Jula Juli Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Machfud Arifin (MA)-Mujiaman dalam deklarasi kampanye damai presentasikan karakter warga asli Surabaya.
”Salah satu cara ampuh meraih simpati publik adalah dengan menunjukkan adanya kesamaan ego dan budaya. Kalau sudah begitu, kan perasaan dekat jadi muncul,” kata Agus Mahfud seperti dilansir dari Antara di Surabaya, Minggu (27/9).
Sebelumnya, KPU setempat menggelar Parade Kesenian dan Deklarasi Kampanye Damai menjelang Pilkada 2020 di Singgasana Surabaya, Sabtu (26/9) malam. Acara tersebut dihadiri paslon dengan nomor urut 2 Machfud Arifin dan Mujiaman. Paslon nomor urut 1 dihadiri Cawawali Surabaya Armuji, sedangkan Cawali Eri Cahyadi berhalangan hadir.
Kesenian kidungan Jula Juli dibawakan langsung Cawawali Mujiaman, sedangkan Cawawali Armuji melakukan orasi dan menyanyikan lagu-lagu kampanye dengan diiringi kelompok pengamen jalanan.
Pemilihan Jula Juli, menurut Agus Mahfud, mendapatkan perhatian tersendiri. ”Jula juli itu, ya, warga Surabaya itu, terbuka, origina, dan tidak dibuat-buat. Jula Juli itu juga wujud dari ceplas-ceplosnya warga Surabaya,” terang Agus Mahfud.
Sementara itu, Direktur Sejahtera Initiatives Eko Ernada berpendapat bahwa ketidakhadiran Eri Cahyadi bisa menimbulkan spekulasi. Eri Cahyadi harus menjelaskan alasan ketidakhadirannya kepada publik.
”Tidak hanya kepada anggota KPU, tetapi juga kepada publik. Ini untuk menunjukkan dia punya komitmen. Sangat disayangkan tidak hadir,” ujar Eko.
Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya Nur Syamsi memastikan pihaknya telah mengundang dua pasangan calon untuk hadir acara Parade Kesenian dan Deklarasi Kampanye Damai.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=u8JaD2Me-IE

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
